PLN Serahkan Bantuan Rp70 Juta untuk Konservasi Satwa Liar di Sulut
Selasa, 07 Juni 2022 - 20:48 WIB
loading...
Penyerahan bantuan Rp70 juta dari PLN untuk konservasi satwa liar di Sulawesi Utara. Foto: Humas PLN
A
A
A
MINAHASA - PT PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memberikan bantuan dana sebesar Rp70 juta ke Organisasi Selamatkan Yaki dan Pusat Penyelamatan Satwa Tasik Oki. Bantuan diberikan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Bantuan diserahkan secara simbolik oleh Resky Salmon, Supervisor Keuangan dan Administrasi PLN UPP Sulawesi Utara bersama tim saat kunjungan ke kantor PPS Tasik Oki 31 Mei 2022.
Baca juga:PLN Bantu Hidupkan Kembali Surga Bawah Laut di Selat Makassar
Penyerahan bantuan dihadiri dan disaksikan oleh BKSDA Sulut, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung, Jeffry Kandowangko, perwakilan masyarakat dari Pimpinan Forum Masyarakat Konservasi Hutan, Johny Mandang dan Pihak Tasik Oki serta tim Selamatkan Yaki.
“PLN melihat adanya penurunan populasi satwa liar di Sulawesi Utara khususnya Yaki sehingga PLN ingin berkontribusi untuk memberikan bantuan pada kegiatan konservasi ini, yaitu program Selamatkan Yaki dan PPS Tasik Oki. Hal ini juga sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan,” ucap Nur Akhsin, Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi UIP Sulawesi.
Dari Balai konservasi Sumber daya alam dan ekosistem (BKSDA) hadir kepala seksi II Yakub Ambagau. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PLN yang sudah mau langsung terlibat dalam pelestarian satwa liar di Sulut.
“Harapannya kerja sama seperti ini akan terus berlangsung demi pelestarian alam Sulawesi Utara,” ungkap Yakub.
Bacajuga:Tim Khusus PLN Pelihara JTM Bertegangan 20 Ribu Volt Tanpa Padam
Sementara itu manajer PPS-Tasik Oki Billy Lolowang mengapresiasi bantuan dari PLN karena bantuan ini sangat penting bagi PPS-Tasik Oki. Menurut dia, Alat kesehatan satwa sangat diperlukan oleh PPS Tasik Oki, di mana di tempat ini merupakan tempat rehabilitasi satwa hasil sitaan baik peliharaan maupun perdagangan satwa dilindungi.
Satwa yang sudah lama menjadi peliharaan biasanya akan susah beradaptasi dengan hutan karena perilakunya yang sudah berubah ketika dipelihara. Dengan adanya alat kesehatan ini maka nantinya satwa-satwa ini akan dipantau kesehatannya sehingga suatu hari kelak ketika sudah direhabilitasi maka satwa ini siap untuk dilepas liarkan ke habitat alaminya.
Menurut Reyni Palohoen Project Coordinator Selamatkan Yaki, bantuan dari PLN ini nantinya akan diarahkan kepada 2 kegiatan utama yaitu: pengadaan alat kesehatan satwa dan alat bantu sosialisasi kepada masyarakat luas.
Upaya Program Selamatkan Yaki dalam rangka pelestarian satwa liar yang terancam dan dilindungi juga harus dilakukan terhadap masyarakat luas sehingga masyarakat lebih peduli dengan satwa.
Baca juga:Erick Thohir Pastikan Menkeu Lunasi Kompensasi PLN dan Pertamina Rp109 T
Dengan adanya bantuan alat sosialisasi ini diharapkan akan banyak masyarakat yang teredukasi dan lebih sadar serta bangga memiliki satwa liar di Sulawesi Utara, sehingga membantu peningkatan populasi satwa ketika satwa ini sudah tidak diambil dari habitat aslinya.
Bantuan dari PLN ini sudah tepat sasaran dan bantuan seperti ini sangat berdampak pada lingkungan hidup secara langsung. Semoga kepedulian PLN jadi contoh bagi BUMN lainnya dalam pelestarian kekayaan alam Indonesia khususnya Sulawesi Utara.
Bantuan diserahkan secara simbolik oleh Resky Salmon, Supervisor Keuangan dan Administrasi PLN UPP Sulawesi Utara bersama tim saat kunjungan ke kantor PPS Tasik Oki 31 Mei 2022.
Baca juga:PLN Bantu Hidupkan Kembali Surga Bawah Laut di Selat Makassar
Penyerahan bantuan dihadiri dan disaksikan oleh BKSDA Sulut, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung, Jeffry Kandowangko, perwakilan masyarakat dari Pimpinan Forum Masyarakat Konservasi Hutan, Johny Mandang dan Pihak Tasik Oki serta tim Selamatkan Yaki.
“PLN melihat adanya penurunan populasi satwa liar di Sulawesi Utara khususnya Yaki sehingga PLN ingin berkontribusi untuk memberikan bantuan pada kegiatan konservasi ini, yaitu program Selamatkan Yaki dan PPS Tasik Oki. Hal ini juga sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan,” ucap Nur Akhsin, Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi UIP Sulawesi.
Dari Balai konservasi Sumber daya alam dan ekosistem (BKSDA) hadir kepala seksi II Yakub Ambagau. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PLN yang sudah mau langsung terlibat dalam pelestarian satwa liar di Sulut.
“Harapannya kerja sama seperti ini akan terus berlangsung demi pelestarian alam Sulawesi Utara,” ungkap Yakub.
Bacajuga:Tim Khusus PLN Pelihara JTM Bertegangan 20 Ribu Volt Tanpa Padam
Sementara itu manajer PPS-Tasik Oki Billy Lolowang mengapresiasi bantuan dari PLN karena bantuan ini sangat penting bagi PPS-Tasik Oki. Menurut dia, Alat kesehatan satwa sangat diperlukan oleh PPS Tasik Oki, di mana di tempat ini merupakan tempat rehabilitasi satwa hasil sitaan baik peliharaan maupun perdagangan satwa dilindungi.
Satwa yang sudah lama menjadi peliharaan biasanya akan susah beradaptasi dengan hutan karena perilakunya yang sudah berubah ketika dipelihara. Dengan adanya alat kesehatan ini maka nantinya satwa-satwa ini akan dipantau kesehatannya sehingga suatu hari kelak ketika sudah direhabilitasi maka satwa ini siap untuk dilepas liarkan ke habitat alaminya.
Menurut Reyni Palohoen Project Coordinator Selamatkan Yaki, bantuan dari PLN ini nantinya akan diarahkan kepada 2 kegiatan utama yaitu: pengadaan alat kesehatan satwa dan alat bantu sosialisasi kepada masyarakat luas.
Upaya Program Selamatkan Yaki dalam rangka pelestarian satwa liar yang terancam dan dilindungi juga harus dilakukan terhadap masyarakat luas sehingga masyarakat lebih peduli dengan satwa.
Baca juga:Erick Thohir Pastikan Menkeu Lunasi Kompensasi PLN dan Pertamina Rp109 T
Dengan adanya bantuan alat sosialisasi ini diharapkan akan banyak masyarakat yang teredukasi dan lebih sadar serta bangga memiliki satwa liar di Sulawesi Utara, sehingga membantu peningkatan populasi satwa ketika satwa ini sudah tidak diambil dari habitat aslinya.
Bantuan dari PLN ini sudah tepat sasaran dan bantuan seperti ini sangat berdampak pada lingkungan hidup secara langsung. Semoga kepedulian PLN jadi contoh bagi BUMN lainnya dalam pelestarian kekayaan alam Indonesia khususnya Sulawesi Utara.
(luq)
Lihat Juga :