Tangan Patah Akibat Kecelakaan Kerja di UEA, TKW asal Indramayu Minta Dipulangkan
Sabtu, 04 Juni 2022 - 10:12 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, Sekretaris Garda Buruh Migran Indonesia (BMI) Kabupaten Indramayu, AT Cahyoto, yang turut menangani kasus Daenah menuturkan, kejadian kecelakaan yang menimpa Daenah terjadi sekitar bulan kemarin. "Sekarang ini PMI bersangkutan sudah tidak bisa bekerja dan lain sebagainya," tutur dia.
Cahyoto mengungkapkan, pihak keluarga pun sudah mengadukan soal kondisi yang dialami Daenah. Pihak keluarga sangat berharap agar TKW tersebut bisa dipulangkan ke tanah air karena kondisinya yang sudah parah. "Kabar terakhir Daenah, saat ini Ia tinggal di sebuah kontrakan di UEA bersama PMI lainnya," ungkap Cahyoto. Baca juga:
Memilukan! Warga Bali Ditelantarkan di Singapura hingga Harus Tidur di Jalanan
Daenah diketahui kabur dari rumah majikan karena sudah tidak kuat dengan perlakuan majikannya yang terlalu memforsirnya dalam bekerja. Dengan kondisi tangan patah, Daenah tetap dipaksa bekerja keras dari pagi sampai malam hari.
"Sekarang kondisinya semakin parah, dia gak bisa aktivitas apapun, tidak punya uang, untuk makan juga katanya dari teman-temannya," terang Cahyoto.
Cahyoto mengungkapkan, pihak keluarga pun sudah mengadukan soal kondisi yang dialami Daenah. Pihak keluarga sangat berharap agar TKW tersebut bisa dipulangkan ke tanah air karena kondisinya yang sudah parah. "Kabar terakhir Daenah, saat ini Ia tinggal di sebuah kontrakan di UEA bersama PMI lainnya," ungkap Cahyoto. Baca juga:
Memilukan! Warga Bali Ditelantarkan di Singapura hingga Harus Tidur di Jalanan
Daenah diketahui kabur dari rumah majikan karena sudah tidak kuat dengan perlakuan majikannya yang terlalu memforsirnya dalam bekerja. Dengan kondisi tangan patah, Daenah tetap dipaksa bekerja keras dari pagi sampai malam hari.
"Sekarang kondisinya semakin parah, dia gak bisa aktivitas apapun, tidak punya uang, untuk makan juga katanya dari teman-temannya," terang Cahyoto.
(don)
Lihat Juga :