Pekan Imunisasi Dunia, Sekda Jabar: Luruskan Informasi yang Tidak Tepat tentang Imunisasi

Kamis, 02 Juni 2022 - 15:21 WIB
loading...
Pekan Imunisasi Dunia,...
Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja menghadiri Puncak Gebyar Pekan Imunisasi Dunia dalam rangka menyongsong Bulan Imunisasi Anak Nasional 2022 di PT Biofarma, Kota Bandung, Kamis (2/6/2022).
A A A
KOTA BANDUNG - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja menghadiri Puncak Gebyar Pekan Imunisasi Dunia dalam rangka menyongsong Bulan Imunisasi Anak Nasional 2022, di halaman PT Biofarma, Kota Bandung, Kamis (2/6/2022).

Setiawan menuturkan, saat ini Jawa Barat memasuki bonus demografi, yakni usia produktif akan lebih banyak dibandingkan usia nonproduktif. Hingga tahun 2045, usia produktif ini seharusnya mempunyai kualitas dari segi kesehatan dan wawasan yang lebih baik. “Kita memerlukan anak-anak yang berkualitas untuk mengisi itu (bonus demografi),” katanya.

Ia mengapresiasi Dinas Kesehatan Provinsi Jabar yang terus bahu membahu dalam menyehatkan masyarakat Jawa Barat.

Namun Setiawan juga mengingatkan tantangan yang harus dihadapi para kader, maupun penyuluh kesehatan di lapangan, di antaranya terkait dengan ketersediaan vaksin, kualitas layanan yang harus terus ditingkatkan serta masih adanya penolakan dari masyarakat tentang manfaat imunisasi. Padahal imunisasi lengkap bagi anak di masa emasnya sangat penting, maka pada Pekan Imunisasi Dunia (PID) kali ini, Setiawan mengarahkan, yang pertama, diharapkan imunisasi mulai lebih disosialisasikan.

Kedua, sekaligus meluruskan informasi-informasi terkait imunisasi yang tidak tepat. Jadi Ibu Kadinkes Jabar dan Kadinkes di seluruh Kabupaten/ Kota manfaatkan PID untuk meluruskan informasi. "Ketiga, luaskan cakupan layanan. Namun jangan lupa kualitas dari layanan kita pun harus baik," ujarnya.

Setiawan menerangkan, PID lahir ketika Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan perlunya dilakukan gerakan imunisasi karena terdapat kurang lebih ada 19,7 juta anak yang tidak terimunisasi secara lengkap, termasuk di Jawa Barat.

“Dampak dari pandemi COVID-19, pelaksanaan imunisasi terhambat kurang lebih 14 persen di tahun 2019 ke 2020, dan tahun 2020 ke 2021. Ini menyebabkan terganggunya kesehatan anak-anak di Jawa Barat, Indonesia, bahkan dunia,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Setiawan bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Nina Susana Dewi dan Direksi PT Biofarma Sri Harsi Teteki meninjau Museum Biofarma. Museum Biofarma menampilkan para direktur Biofarma dari zaman Hindia Belanda hingga orang Indonesia, berbagai macam vaksin dimulai dari masa dan cara pembuatannya.

Selain itu diserahkan pula sertifikat wisuda imunisasi rutin lengkap pada anak, salah satunya pada anak bungsu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Arkana Aidan Misbach, serta penyerahan hadiah pemenang Lomba Video Kaleidoskop Imunisasi, Lomba Video kategori Terpilih dan Lomba Kreasi Kader.

Berikut ini pemenang Lomba Video Kaleidoskop Imunisasi:

Kategori Terbaik
1.Puskesmas Cikelet – Kabupaten Garut
2.Puskemas Puter – Kota Bandung
3.Puskemas Marga ASih – Kabupaten Bandung

Pemenang Lomba Video kategori Terpilih.
1.Puskemas Jamanis – Kabupaten Tasikmalaya
2.Puskemas Jomin – Kabupaten Karawang
3.Puskemas Cilayama Girang – Kabupaten Subang
4.Puskemas Tenjolaya – Kabupaten Bogor
5.Puskesmas Langensari – Kota Banjar

Pemenang Lomba Kreasi Kader
1.Ibu Kakat Mulyati – Kota Depok
2.Ibu Elsa – Kabupaten Garut
3.Ibu Risma - Bandung

CM
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
Wakil Ketua DPRD Minta...
Wakil Ketua DPRD Minta Pemprov Jabar Antisipasi Kekeringan Ekstrem
Mendagri Minta Warga...
Mendagri Minta Warga Direlokasi dan Reboisasi Kawasan Rawan Longsor di Cisarua Bandung
Banjir Rob Terjang Indramayu,...
Banjir Rob Terjang Indramayu, 1.512 Rumah Warga Terendam
Minta Pemprov Jabar...
Minta Pemprov Jabar Tutup Judol, Kemenko Polkam: Ada 2,6 Juta Pemain
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Pengabdian Masyarakat...
Pengabdian Masyarakat Mercu Buana Dorong Pengelolaan Data PKK Lebih Cepat dan Akurat
Rekomendasi
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
5 Fakta Menarik Prancis...
5 Fakta Menarik Prancis Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved