Polemik Kepemilikan TMII, Putu: Taman Mini Aset Negara Bukan Punya Individu atau Perusahaan
Kamis, 02 Juni 2022 - 14:57 WIB
loading...
Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Polemik kepemilikan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) , Jakarta Timur terus bergulir. Sebelumnya, beredar rumor Taman Mini milik Mahendra Dito, kekasih penyanyi Nindy Ayunda .
“Taman Mini ini aset negara dan dikelola oleh negara, jadi bukan milik perorangan atau perusahaan. Itu tidak benar,” tegas Direktur Eksekutif TMII I Gusti Putu Ngurah Sedana, belum lama ini.
Baca juga: Keren! TMII Bangun Tol Laut
Dia menjelaskan terhitung sejak 1 April 2021 dan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2021, pengelolaan TMII diambil alih oleh pemerintah dari Yayasan Harapan Kita dan pengelolaannya diserahkan kepada PT Taman Wisata Candi (TWC).
“Sebagai BUMN pengelola destinasi wisata berbasis cagar budaya, TWC dipercaya mengelola TMII. Mereka yang mengelola Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Ratu Boko juga. Orang-orang di dalamnya merupakan kalangan profesional dan mengerti destinasi prioritas,” ujar Putu.
Sejak pengambilalihan tersebut, TMII mulai direvitalisasi oleh Sekretariat Negara (Setneg). Dia menyebutkan anggaran revitalisasi TMII mencapai Rp1,14 triliun.
Baca juga: IAAC Apresiasi Setneg Ambil Alih TMII dari Yayasan Harapan Kita
“Taman Mini ini aset negara dan dikelola oleh negara, jadi bukan milik perorangan atau perusahaan. Itu tidak benar,” tegas Direktur Eksekutif TMII I Gusti Putu Ngurah Sedana, belum lama ini.
Baca juga: Keren! TMII Bangun Tol Laut
Dia menjelaskan terhitung sejak 1 April 2021 dan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2021, pengelolaan TMII diambil alih oleh pemerintah dari Yayasan Harapan Kita dan pengelolaannya diserahkan kepada PT Taman Wisata Candi (TWC).
“Sebagai BUMN pengelola destinasi wisata berbasis cagar budaya, TWC dipercaya mengelola TMII. Mereka yang mengelola Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Ratu Boko juga. Orang-orang di dalamnya merupakan kalangan profesional dan mengerti destinasi prioritas,” ujar Putu.
Sejak pengambilalihan tersebut, TMII mulai direvitalisasi oleh Sekretariat Negara (Setneg). Dia menyebutkan anggaran revitalisasi TMII mencapai Rp1,14 triliun.
Baca juga: IAAC Apresiasi Setneg Ambil Alih TMII dari Yayasan Harapan Kita
Lihat Juga :