Waspada! Hepatitis Akut Ditemukan di Bali, Pasien Balita 2 Tahun
Minggu, 29 Mei 2022 - 18:30 WIB
loading...
Balita laki-laki usia 2 tahun dirawat di RS Sanglah Denpasar. Hasil pemeriksaan, Hepatitis A sampai E-nya negatif sehingga digolongkan hepatitis akut non-etiologinya. Foto: Dok/SINDOnews
A
A
A
DENPASAR - Kasus hepatitis akut ditemukan di Bali. Hal itu menyusul adanya seorang balita yang dinyatakan probabel hepatitis akut misterius.
Balita laki-laki usia dua tahun itu kini dirawat di RS Sanglah, Denpasar.
Baca juga: Brutal! Cewek Cantik Dihajar dan Diseret Mantan Pacar di Pinggir Jalan
"Hasil pemeriksaan, Hepatitis A sampai E-nya negatif sehingga kita golongkan hepatitis akut non-etiologinya dan kasusnya boleh disebut probabel," kata Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Bali I Gusti Ngurah Sanjaya Putra, Minggu (29/5/2022).
Dia menjelaskan, balita asal Kota Denpasar ini dirawat di rumah sakit sejak 15 Mei 2022. Saat pertama kali masuk, keluhannya yaitu saluran pencernaan, mual, muntah, sakit perut dan mata kuning.
Pihak rumah sakitnya telah mengirimkan sampel ke Balitbangkes di Jakarta. Hasilnya, pemeriksaan hepatitis ABCDE negatif, sehingga dinyatakan probabel.
Baca juga: Super Puma Dikerahkan Cari Korban KM Ladang Pertiwi yang Tenggelam di Selat Makassar
Pasien saat ini dirawat di ruang isolasi dan diberikan terapi antioksidan. Setelah 14 hari dirawat, kondisi pasien membaik dan segera dipulangkan.
"Pasien sudah beraktivitas seperti biasa seperti bermain. Klinisnya sudah baik," ujar Sanjaya.
Balita laki-laki usia dua tahun itu kini dirawat di RS Sanglah, Denpasar.
Baca juga: Brutal! Cewek Cantik Dihajar dan Diseret Mantan Pacar di Pinggir Jalan
"Hasil pemeriksaan, Hepatitis A sampai E-nya negatif sehingga kita golongkan hepatitis akut non-etiologinya dan kasusnya boleh disebut probabel," kata Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Bali I Gusti Ngurah Sanjaya Putra, Minggu (29/5/2022).
Dia menjelaskan, balita asal Kota Denpasar ini dirawat di rumah sakit sejak 15 Mei 2022. Saat pertama kali masuk, keluhannya yaitu saluran pencernaan, mual, muntah, sakit perut dan mata kuning.
Pihak rumah sakitnya telah mengirimkan sampel ke Balitbangkes di Jakarta. Hasilnya, pemeriksaan hepatitis ABCDE negatif, sehingga dinyatakan probabel.
Baca juga: Super Puma Dikerahkan Cari Korban KM Ladang Pertiwi yang Tenggelam di Selat Makassar
Pasien saat ini dirawat di ruang isolasi dan diberikan terapi antioksidan. Setelah 14 hari dirawat, kondisi pasien membaik dan segera dipulangkan.
"Pasien sudah beraktivitas seperti biasa seperti bermain. Klinisnya sudah baik," ujar Sanjaya.
(nic)
Lihat Juga :