Polda Metro Jaya Akan Evaluasi 13 Titik Baru Ganjil Genap Selama 3 Bulan

Sabtu, 28 Mei 2022 - 12:07 WIB
loading...
Polda Metro Jaya Akan...
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.Foto/MPI/Dok
A A A
JAKARTA - Ditlantas Polda Metro Jaya akan mengevaluasi penerapan ganjil genap di 13 titik baru selama tiga bulan ke depan. Jika terjadi kemacetan di jalur alternatif, maka sistem ganjil genap di 13 titik baru tersebut diusulkan ditinjau ulang.

"Evaluasi tiga bulan untuk melihat apakah dengan penambahan 26 kawasan ini akan berdampak terhadap kemacetan di jalan alternatif atau tidak," ungkap Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan Sabtu (28/5/2022).

Menurut Sambodo, evaluasi selama tiga bulan ke depan itu merupakan permintaan Dishub DKI Jakarta. Selama diperiode itu dilakukan riset jalan guna mengetahuiada peningkatan kecepatan kendaraan atau tidak.

"Kalau kecepatan kendaraan biasa aja atau macet maka bisa dibatalkan titik ganjil genap yang baru itu," ujarnya. Baca: Uji Coba Ganjil Genap 13 Titik Baru Ibu Kota, Polisi Pastikan Tak Ada Tilang

Sambodo mengakui telah mendapatkan masukan dari masyarakat jika perluasan kawasan ganjil genap tersebut akan menimbulkan kemacetan di jalur alternatif.

Sementara menurut survei dan penelitian yang dilakukan Dishub DKI Jakarta, perluasan ganjil genap menjadi 26 kawasan diharapkan akan menurunkan volume kendaraan di kawasan tersebut hingga 45 persen.

"Kalau ternyata malah menimbulkan kemacetan di titik lainnya yang lebih parah, kita bisa saja evaluasi kebijakan ini untuk kemudian kita usulkan ke Pemprov DKI Jakarta kembali ke 13 kawasan yang saat ini berlaku. Jadi kita lihat efeknya seperti apa," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Rekomendasi
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Berita Terkini
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Infografis
Polda Metro Akan Tambah...
Polda Metro Akan Tambah 70 Titik Kamera ETLE di Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved