Peningkatan Suhu Permukaan Laut Picu Cuaca Ektrem di Sulsel

Jum'at, 27 Mei 2022 - 18:40 WIB
loading...
Peningkatan Suhu Permukaan...
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar menyebut cuaca ektrem yang terjadi tiga hari terakhir di Sulsel suhu permukaan laut (SPL). Foto: Sindonews/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar menyebut cuaca ektrem yang terjadi tiga hari terakhir di Sulsel karena terjadi peningkatan suhu permukaan laut (SPL) di Selat Makassar.

Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Rizky Yudha mengatakan, kenaikan suhu permukaan laut salah satu penyebab tingginya curah hujan, disebabkan adanya belokan angin yang membuat awan-awan hujan berkumpul di Sulsel bagian Barat.

Baca Juga: Menhub Antisipasi Cuaca Ekstrem, Penyelenggara Transportasi Diperingatkan

"Dari analisa kami, beberapa faktor yang menyebabkan curah hujan kategori ekstrem di Sulsel bagian barat dan bagian selatan, pertama karena adanya kondisi SPL di Selat Makassar bagian selatan, sehingga terjadi penguapan atau pasokan uap air di udara cukup banyak," tutur Rizky kepada SINDOnews, Jumat (27/5/2022).

Dirinya juga bilang, ada belokan angin yang terjadi. Sehingga angin di sekitar Sulawesi Selatan dan Selat Makassar sehingga terjadi pelambatan angin yang menyebabkan potensi untuk pertumbuhan awan-awan sangat tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peringatan BMKG: Gelombang...
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi Hantam Sejumlah Perairan Indonesia 20-23 Juli 2026, Ini Daftar Wilayahnya
Hujan Deras Guyur Bogor...
Hujan Deras Guyur Bogor saat Kemarau, BMKG: Dipicu Gangguan Atmosfer Regional
Kemarau Makin Meluas,...
Kemarau Makin Meluas, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lokal Masih Tetap Ada
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
Suhu di Papua Barat...
Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Panas Tertinggi di Indonesia
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Badai Petir Ancam Laga...
Badai Petir Ancam Laga Inggris vs Prancis, FIFA Siapkan Protokol Darurat Cuaca
Rekomendasi
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Diminta Diusut Tuntas, Publik Diminta Mengawal
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved