Pengurus Baru APTISI Sulsel Dilantik, Program Akan Disebar ke Daerah
Jum'at, 27 Mei 2022 - 15:37 WIB
loading...
Pengurus APTISI Sulsel 2022-2026 dikukuhkan, Jumat (27/5/2022). Foto: SINDOnews/Alfiandis
A
A
A
MAKASSAR - Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah IX-A Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2022-2026 resmi dilantik, Jumat (27/5/2022). Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum APTISI di Ruang Phinisi Hotel Claro, Makassar.
Pelantikan dihadiri langsung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.
Baca juga:Fakultas Sastra UMI Jalin Kerja Sama dengan FKIP Universitas Tadulako
Andi Sudirman Sulaiman memberikan ucapan selamat kepada para pengurus baru IPTISI Wilayah IX-A Sulsel. Dia berharap, organisasi yang dipimpin Prof Dr H Basri Modding ini dapat berkolaborasi dengan pemerintah dalam peningkatan mutu pendidikan perguruan tinggi swasta di Sulsel.
"Dalam rangka pelantikan pengurus baru ya kita ucapkan selamat bekerja dan sukses untuk berkolaborasi dengan pemerintah nantinya, karena mereka kontribusinya besar sekali kalau lihat ada sekitar 200-an ribu lebih generasi kita dibina oleh perguruan tinggi swasta ini," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum APTISI, Dr Budi Djatmiko mengatakan, seluruh perguruan tinggi swasta yang berada di Sulsel dapat memanfaatkan teknologi blockchain metaverse melihat era teknologi yang semakin meningkat pesat saat ini.
Baca juga:Ramah Tamah Wisudawan Fakultas Sastra dan ABA, Rektor UMI Berpesan Soal Ini
"Hari yang tentu menjadi harapan APTISI pusat agar kelak perguruan tinggi harus lebih baik daripada tahun sebelumnya. Tentu tidak mudah mengurus organisasi yang besar, tentu ini menjadi tantangan bagi pengurus terkhusus di wilayah Sulawesi Selatan ini," tandasnya.
Di lain sisi, Ketua Umum APTISI Wilayah IX-A Sulsel yang juga Rektor UMI Makassar , Prof Basri Modding menjelaskan, program kerja APTISI ke depan tidak hanya berfokus pada wilayah Makassar, melainkan ke daerah guna mendorong mutu pendidikan di daerah.
"Ini konsep yang saya tawarkan, agar fokus program kerja APTISI tidak berfokus pada daerah Makassar melainkan bisa di daerah lain. Ini lebih efektif daripada kita buat program yang banyak," tegasnya.
Baca juga:Rapat Pengurus APTISI IX-A, Prof Basri Komitmen Maksimalkan Roda Organisasi
Meski begitu, Basri Modding berharap setiap kegiatan yang akan dilakukan APTISI mendapat dukungan penuh dari pemerintah, baik provinsi maupun daerah, sehingga setiap kegiatan dapat berjalan sesuai dengan program yang dicanangkan.
"Prinsip kita mari kita satu tujuan semua PTS harus satu tujuan bagaimana kita memajukan Sulawesi Selatan, melihat indeks pembangunan sumber daya manusia berada di peringkat 6. Ketua DPR sudah bersiap membantu kita yang penting untuk kemajuan sulsel siap memfasilitasi bersama gubernur, kita tidak akan membuat program yang terlalu banyak," paparnya.
Pelantikan dihadiri langsung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.
Baca juga:Fakultas Sastra UMI Jalin Kerja Sama dengan FKIP Universitas Tadulako
Andi Sudirman Sulaiman memberikan ucapan selamat kepada para pengurus baru IPTISI Wilayah IX-A Sulsel. Dia berharap, organisasi yang dipimpin Prof Dr H Basri Modding ini dapat berkolaborasi dengan pemerintah dalam peningkatan mutu pendidikan perguruan tinggi swasta di Sulsel.
"Dalam rangka pelantikan pengurus baru ya kita ucapkan selamat bekerja dan sukses untuk berkolaborasi dengan pemerintah nantinya, karena mereka kontribusinya besar sekali kalau lihat ada sekitar 200-an ribu lebih generasi kita dibina oleh perguruan tinggi swasta ini," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum APTISI, Dr Budi Djatmiko mengatakan, seluruh perguruan tinggi swasta yang berada di Sulsel dapat memanfaatkan teknologi blockchain metaverse melihat era teknologi yang semakin meningkat pesat saat ini.
Baca juga:Ramah Tamah Wisudawan Fakultas Sastra dan ABA, Rektor UMI Berpesan Soal Ini
"Hari yang tentu menjadi harapan APTISI pusat agar kelak perguruan tinggi harus lebih baik daripada tahun sebelumnya. Tentu tidak mudah mengurus organisasi yang besar, tentu ini menjadi tantangan bagi pengurus terkhusus di wilayah Sulawesi Selatan ini," tandasnya.
Di lain sisi, Ketua Umum APTISI Wilayah IX-A Sulsel yang juga Rektor UMI Makassar , Prof Basri Modding menjelaskan, program kerja APTISI ke depan tidak hanya berfokus pada wilayah Makassar, melainkan ke daerah guna mendorong mutu pendidikan di daerah.
"Ini konsep yang saya tawarkan, agar fokus program kerja APTISI tidak berfokus pada daerah Makassar melainkan bisa di daerah lain. Ini lebih efektif daripada kita buat program yang banyak," tegasnya.
Baca juga:Rapat Pengurus APTISI IX-A, Prof Basri Komitmen Maksimalkan Roda Organisasi
Meski begitu, Basri Modding berharap setiap kegiatan yang akan dilakukan APTISI mendapat dukungan penuh dari pemerintah, baik provinsi maupun daerah, sehingga setiap kegiatan dapat berjalan sesuai dengan program yang dicanangkan.
"Prinsip kita mari kita satu tujuan semua PTS harus satu tujuan bagaimana kita memajukan Sulawesi Selatan, melihat indeks pembangunan sumber daya manusia berada di peringkat 6. Ketua DPR sudah bersiap membantu kita yang penting untuk kemajuan sulsel siap memfasilitasi bersama gubernur, kita tidak akan membuat program yang terlalu banyak," paparnya.
(luq)
Lihat Juga :