BMKG Sebut 2 Fenomena Ini Jadi Penyebab Banjir Rob di Pantura

Rabu, 25 Mei 2022 - 10:28 WIB
loading...
BMKG Sebut 2 Fenomena...
BMKG menyebut banjir rob di pantura disebabkan karena dua faktor alam.Foto/dok
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) mengungkapkan ada dua faktor penyebab banjir pesisir atau rob di pantai utara (Pantura). Dua faktor tersebut yakni kondisi Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) dan juga peningkatan pasang air laut bersamaan dengan gelombang tinggi.

“Jadi penyebabnya dua tadi, memang bersamaan dengan perigee dimana itu berdampak peningkatan pasang maksimum dan pasang harian juga lalu bersamaan dengan adanya kondisi peningkatan ketinggian gelombang yang terjadi di utara Jawa Tengah,” ungkap Koordinator Bidang Informasi Meteorologi Maritim BMKG, Andri Ramdhani saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (25/5/2022).

Baca juga: Kesaksian Warga, Banjir Rob Tanjung Emas Semarang Terparah: Motor Cuma Terlihat Spion

“Jadi dua fenomena bersamaan yang terjadi ya, yaitu yang meningkatkan intensitas meluasnya banjir pesisir yang ketinggiannya juga bervariasi,” paparnya.

Andri pun mengungkapkan banjir rob yang cukup luas dan tinggi di kawasan pantura ini bukan banjir rob terbesar. “Saya kira tidak ya, waktu sebelumnya juga pernah terjadi juga ya.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Rekomendasi
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Berita Terkini
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Infografis
Fenomena di Kuwait:...
Fenomena di Kuwait: 34 Menit Menikah vs 75 Menit Perceraian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved