Mayat Lelaki Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Pantai
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:24 WIB
loading...
Tim Gabungan Basarnas saat mengevakuasi jenazah yang ditemukan mengapung di Pantai Kuri Cadi, Selasa, (24/05/2022). Foto: Istimewa
A
A
A
MAROS - Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas, ditemukan mengapung di pantai Kuri Ca'di, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Selasa siang (24/5/2022).
Komandan Tim (Dantim) Lapangan Basarnas Makassar, Arham mengatakan, penemuan mayat tanpa identitas ini berdasarkan laporan dan informasi warga tentang adanya mayat di perairan Kuri Ca'di.
Baca Juga: Jenazah Tukang Pijat KMP Yunicee Ditemukan
"Berdasarkan laporan ini, tim SAR gabungan bergerak ke pantai untuk mengevakuasi jenazah pria tanpa identitas," ungkapnya.
Dia menambahkan, lokasi penemuan jenazahnya sekitar 2 mil dari bibir pantai Kuri Ca'di.Proses evakuasi jenazah ini kata dia, menggunakan perahu karet, dengan memakan waktu sekitar 1 jam. Dia menjelaskan, tim SAR gabugan mulai melakukan evakuasi sekitar pukul 12. 00, dan berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.00 WITA.
"Kita meembututhkan waktu sekitar 1 jam untuk mengevakuasi korban. Untuk evakuasi ini, kamimenurunkan sekitar 10 orang tim SAR gabungan," jelasnya.
Arham menambahkan, meski proses evakuasi memakan waktu satu jam, namun proses evakuasi berjalan lancar. Tim sama sekali tidak mengalami kendala. "Usai dievakuasi, jenazah korban dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans yang sudah disiapkan sejak pertama kali evakuasi dilakukan," imbuhnya.
Komandan Tim (Dantim) Lapangan Basarnas Makassar, Arham mengatakan, penemuan mayat tanpa identitas ini berdasarkan laporan dan informasi warga tentang adanya mayat di perairan Kuri Ca'di.
Baca Juga: Jenazah Tukang Pijat KMP Yunicee Ditemukan
"Berdasarkan laporan ini, tim SAR gabungan bergerak ke pantai untuk mengevakuasi jenazah pria tanpa identitas," ungkapnya.
Dia menambahkan, lokasi penemuan jenazahnya sekitar 2 mil dari bibir pantai Kuri Ca'di.Proses evakuasi jenazah ini kata dia, menggunakan perahu karet, dengan memakan waktu sekitar 1 jam. Dia menjelaskan, tim SAR gabugan mulai melakukan evakuasi sekitar pukul 12. 00, dan berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.00 WITA.
"Kita meembututhkan waktu sekitar 1 jam untuk mengevakuasi korban. Untuk evakuasi ini, kamimenurunkan sekitar 10 orang tim SAR gabungan," jelasnya.
Arham menambahkan, meski proses evakuasi memakan waktu satu jam, namun proses evakuasi berjalan lancar. Tim sama sekali tidak mengalami kendala. "Usai dievakuasi, jenazah korban dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans yang sudah disiapkan sejak pertama kali evakuasi dilakukan," imbuhnya.
Lihat Juga :