Tahanan Tewas Lebam-lebam, 6 Anggota Polrestabes Makassar Dimutasi

Senin, 23 Mei 2022 - 16:28 WIB
loading...
Tahanan Tewas Lebam-lebam,...
Polda Sulsel mencopot dan memutasi enam anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar buntut kasus Muhammad Arfandi Ardiansyah yang tewas usai ditangkap polisi. Foto/SINDOnews/Ansar Jumasang
A A A
MAKASSAR - Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mencopot dan memutasi enam anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar buntut kasus Muhammad Arfandi Ardiansyah (18), yang tewas usai ditangkap polisi.

Mereka dicopot dan dimutasi lantaran lalai saat tengah menjalankan tugas di Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar.

Baca juga: Tahanan Tewas, Kapolsek Lubuklinggau Utara Dicopot

"Jadi mereka lalai ya dalam menjalankan tugasnya," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana kepada SINDOnews, Senin (23/5/2022).

Komang Suartana menambahkan, mutasi itu terjadi atas perintah langsung dari Kapolda Sulsel melalui surat telegram per tanggal 18 Mei 2022 agar lebih mempermudah dalam pemeriksaan keenam orang tersebut.

Enam personel Polrestabes Makassar itu kemudian dimutasi kebagian pelayanan masyarakat (Yanma) Polda Sulsel

''Perintah Kapolda, ke 6 anggota Narkoba Polrestabes ditarik ke Polda untuk ditempatkan di Yanma Polda, untuk mempermudah pemeriksaan. Berdasarkan surat telegram STR/290/V/KEP/2022 per tanggal 18 Mei 2022,'' ungkap Komang Suartana.

Baca juga: Nafsu Poliandri demi Puaskan Hasrat di Ranjang, Kini NN Seperti Lenyap Ditelan Bumi

Proses selanjutnya akan menunggu dari hasil pemeriksaan Propam Polda Sulsel, serta hasil autopsi jasad Muhammad Arfandi Ardiansyah agar Polda Sulsel bisa menyimpulkan terkait kasus terebut.

"Nanti kita lihat hasi pemeriksaan Propam dan hasil autopsi, sehingga bisa kita simpulkan," tandasnya.

Sebelumnya, makam almarhum Muhammad Arfandi Ardiansyah di pekuburan Arab Jalan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Makassar kembali dibongkar.

Jenazah Muhammad Arfandi Ardiansyah yang sudah dikubur dikeluarkan Tim Forensik Biddokkes Polda Sulsel untuk menjalani autopsi.

Autopsi tersebut dilakukan sebab orang tua Muhammad Arfandi Ardiansyah melaporkan kejadian yang menimpa anaknya pada Minggu dini hari (15/5/2022) ke Polda Sulsel.

Pelaporan dilakukan lantaran banyaknya kejanggalan yang ditemukan, mulai dari luka lebam dan memar di sekujur tubuh korban hingga proses pengambilan jenazah di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar yang terkesan dipersulit.

Muhammad Arfandi Ardiansyah sebelumnya ditangkap polisi karena diduga pengedar sabu, dan tewas usai diamankan aparat Polrestabes Makassar.



Muhammad Arfandi Ardiansyah diamankan oleh polisi di Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Minggu (15/5/2022) lalu, sekitar pukul 03.00 Wita. Saat penangkapan, polisi menyita barang bukti 2 gram sabu.

Menurut keterangan polisi, Muhammad Arfandi Ardiansyah meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RS Bhayangkara. Saat itu, yang bersangkutan mengalami sesak napas sehingga dilarikan ke rumah sakit.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasat-Kanit Narkoba...
Kasat-Kanit Narkoba Polres Toraja Terjerat Narkoba, Polri: Tak Ada Toleransi
Tim DVI Polri Lakukan...
Tim DVI Polri Lakukan Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
Kapolres Jakarta Selatan...
Kapolres Jakarta Selatan Benarkan Ayah Tiri Alvaro Tewas saat di Dalam Tahanan
Kasus Penamparan Siswa...
Kasus Penamparan Siswa Merokok Berakhir Damai, Dini Fitria Jadi Kepala Sekolah Lagi
Kepala SMAN 1 Cimarga...
Kepala SMAN 1 Cimarga Lebak Dicopot Akibat Tampar Siswa Merokok
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
Kasat Lantas Polresta...
Kasat Lantas Polresta Sleman Ikut Dicopot Buntut Kasus Hogi Minaya
Riwayat Pendidikan Arief...
Riwayat Pendidikan Arief Prasetyo Adi, yang Dicopot dari Jabatan Kepala Bapanas
Polisi Jepang Minta...
Polisi Jepang Minta Maaf karena Tahan Pria Tak Bersalah Berbulan-bulan dan Akhirnya Meninggal
Rekomendasi
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved