Ayah Bejat yang Hamili Anak Kandung hingga Melahirkan Akhirnya Dibekuk
Sabtu, 21 Mei 2022 - 19:46 WIB
loading...
Seorang ayah di Bengkulu Utara, berinisial KHP (48) yang tega menghamili anak kandungannya hingga melahirkan akhirnya berhasil dibekuk setelah jadi buronan. Foto/MPI/Demon Fajri
A
A
A
BENGKULU UTARA - Seorang ayah di Bengkulu Utara, Bengkulu, berinisial KHP (48) yang tega menghamili anak kandungannya berusia 16 tahun hingga melahirkan akhirnya berhasil dibekuk setelah jadi buronan.
Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, Polda Bengkulu, AKP Teguh Ari Aji mengatakan, dugaan persetubuhan dan atau pencabulan tersebut terjadi dengan ancaman yakni korban akan ditinggal tersangka jika menolak berhubungan intim.
Baca juga: Bejat, Ayah Perkosa Anak Kandung dengan Cara Diikat di Kasur
Selama ini korban tinggal bersama pelaku. Sedangkan ibu kandung korban sudah pergi bekerja keluar negeri, dan sudah lama tidak kembali. Sehingga korban merasa takut jika ditinggal pelaku.
"Pelaku sempat melarikan diri ke Desa Mekar Sari Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, dan korban telah dilakukan visum di RSUD Arga Makmur, Bengkulu Utara," kata Teguh, Sabtu (21/5/2022).
Dugaan persetubuhan dan atau pencabulan tersebut terjadi pada malam hari sejak sekitar Mei 2021 hingga bulan Oktober 2021 di dalam kamar korban di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara.
Di mana korban yang masih berstatus pelajar itu tinggal bersama ayahnya. Kejadian persetubuhan dan pencabulan tersebut terjadi ketika kakak kandung korban sedang pergi main, dan ibu tiri korban sedang menginap di rumah nenek korban yang sedang sakit.
Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, Polda Bengkulu, AKP Teguh Ari Aji mengatakan, dugaan persetubuhan dan atau pencabulan tersebut terjadi dengan ancaman yakni korban akan ditinggal tersangka jika menolak berhubungan intim.
Baca juga: Bejat, Ayah Perkosa Anak Kandung dengan Cara Diikat di Kasur
Selama ini korban tinggal bersama pelaku. Sedangkan ibu kandung korban sudah pergi bekerja keluar negeri, dan sudah lama tidak kembali. Sehingga korban merasa takut jika ditinggal pelaku.
"Pelaku sempat melarikan diri ke Desa Mekar Sari Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, dan korban telah dilakukan visum di RSUD Arga Makmur, Bengkulu Utara," kata Teguh, Sabtu (21/5/2022).
Dugaan persetubuhan dan atau pencabulan tersebut terjadi pada malam hari sejak sekitar Mei 2021 hingga bulan Oktober 2021 di dalam kamar korban di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara.
Di mana korban yang masih berstatus pelajar itu tinggal bersama ayahnya. Kejadian persetubuhan dan pencabulan tersebut terjadi ketika kakak kandung korban sedang pergi main, dan ibu tiri korban sedang menginap di rumah nenek korban yang sedang sakit.
Lihat Juga :