Pemkab Pangkep Siapkan Inovasi Mega Macca Atasi Stunting
Sabtu, 21 Mei 2022 - 09:09 WIB
loading...
A
A
A
"Sembilan bulan pertama dalam kandungan itu menentukan masa depan anak. Jadi, Messo harus mulai dalam kandungan, lahir hingga 1.000 HPK. Sehingga, dengan Mega Macca kita lahirkan anak yang sehat dan cerdas," ungkap dia.
Inovasi Mega Macca di Pangkep merupakan kolaborasi lintas sektor. Di antaranya yakni Dinas kesehatan, DPMD, Bappalitbangda, Disdukcapil KB, Dinsos, Distan, Disidikbud, Dinas perikanan, Perundistrian, Kemenag serta NGO.
Herlina menyebut angka stunting Pangkep mencapai 14 persen tahun 2020, sementara tahun 2021 turun ke angka 12 persen berdasarkan EPPPGM. Sementara berdasarkan SSGI 34,51 persen turun menjadi 33,1 persen. "Kalau menggunakan SSGI kita turun 1 persen lebih. Kalau menggunakan EPPGMI turun 2 persen," sebutnya.
Selain inovasi Mega Macca, berbagai upaya juga terus dilakukan untuk percepatan penurunan angka stunting di Pangkep. Pemerintah lebih menekankan pelaksanaan kegiatan di lapangan. Termasuk melibatkan PKK proaktif dalam melaksanakan penanganan stunting.
"Kita juga sudah bentuk pendamping keluarga di desa. Kita berdayakan agar mereka terlibat dalam penangnan gizi," terangnya.
Inovasi Mega Macca di Pangkep merupakan kolaborasi lintas sektor. Di antaranya yakni Dinas kesehatan, DPMD, Bappalitbangda, Disdukcapil KB, Dinsos, Distan, Disidikbud, Dinas perikanan, Perundistrian, Kemenag serta NGO.
Herlina menyebut angka stunting Pangkep mencapai 14 persen tahun 2020, sementara tahun 2021 turun ke angka 12 persen berdasarkan EPPPGM. Sementara berdasarkan SSGI 34,51 persen turun menjadi 33,1 persen. "Kalau menggunakan SSGI kita turun 1 persen lebih. Kalau menggunakan EPPGMI turun 2 persen," sebutnya.
Selain inovasi Mega Macca, berbagai upaya juga terus dilakukan untuk percepatan penurunan angka stunting di Pangkep. Pemerintah lebih menekankan pelaksanaan kegiatan di lapangan. Termasuk melibatkan PKK proaktif dalam melaksanakan penanganan stunting.
"Kita juga sudah bentuk pendamping keluarga di desa. Kita berdayakan agar mereka terlibat dalam penangnan gizi," terangnya.
Lihat Juga :