Angka Pengangguran di Kota Makassar Mulai Mengalami Penurunan

Selasa, 17 Mei 2022 - 16:28 WIB
loading...
Angka Pengangguran di...
Angka pengangguran mulai menurun setelah adanya pelonggaran aktivitas di Makassar. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Angka pengangguran di Makassar, tahun 2021 mencapai 13.18%. Angka ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya di 2020, 15,92% setelah sejumlah aktivitas mengalami pelonggaran usai dihantam pandemi.Sementara itu pada Februari 2022, tercatat sebanyak 23.909 orang masih berstatus pengangguran, meski jumlah ini menurun 30,42 persen dibanding Februari 2021 yang mencapai 34.361 orang. Walau demikian, pengangguran terbuka di kota Makassar diklaim masih tinggi.Kendati demikian, Kepala Dinas Tenaga Kerja Makassar Nielma Palamba mengatakan, tingkat pengangguran kota Makassar berangsur berkurang ditandai dengan pelonggaran aktivitas masyarakat yang diberikan pemerintah sejauh ini. Hal ini juga di dukung dengan pemulihan ekonomi setelah pandemi Covid-19 yang mulai meredah."Pemulihan ekonomi ini kan sudah mulai bergerak, dan sekarang kita masuk di recovery ekonomi di mana pandemi Covid-19 sudah mulai meredah, dan kita melihat geliat ekonomi," katanya.Bahkan kata dia pelonggaran ditandai saat mudik tidak terlalu ketat ada ketat. Adanya kelogggaran dari pemerintah dengan demikian menjadi bukti salah satu indikator bahwa pemulihan ekonomi kita sudah mulai jalan karena pergerakan."Untuk tingkat pengangguran terbuka di kota Makassar mengalami penurunan dari tahun 2020 15.9 persen dan di tahun 2021 yang di rilis oleh BPS tingkat pengetahuan kita sisa 13.18 persen ini sudah dua digit turunnya," tambahnya.Dirinya berharap, pergerakan ekonomi yang semakin membaik di tahun ini membuat sektor bisnis formal dan informal dapat membuka peluang kerja seluas-luasnya, sehingga angka pengangguran terus berkurang hingga tingkat ideal pengangguran terbuka dapat mencapai 10%."Alhamdulillah sekarang pelan-pelan sudah mulai menurun dan kita terus mengupayakan bagaimana kondisi perusahan sektor formal maupun informal ini terjaga," katanya.Tak hanya itu, dirinya menginginkan para pekerja dapat memahami aturan yang diterapkan perusahan, sehingga iklim investasi di Kota Makassar terjaga dan para investor kembali bisa membuka investasi serta dapat berinvestasi di kota Makassar, dengan demikian tingkat pengangguran bisa lebih dapat tekan.Tak hanya di sektor bisnis formal dan informal, pemerintah saat ini tengah gencar melakukan pelatihan interpreneur kepada masyarakat kota Makassar sehingga memberikan benefit kepada masyarakat mencari pekerjaan melihat potensi perputaran ekonomi di bidang tersebut dirasa sangat menunjang saat ini."Misalnya startup yang saat ini lagi booming perputaran ekonomi di sektor informal sekarang ini lagi booming, kita harap ini salah satu indikator untuk kesuksesan daripada perputaran ekonomi di kota Makassar semakin baik sehingga pengangguran yang terbuka ini bisa menurun," tutupnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Resmi Dilantik, Sekda...
Resmi Dilantik, Sekda DKI Diminta Fokus Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Jakarta
Pengurus HIPMI Jaya...
Pengurus HIPMI Jaya BPC Jakarta Selatan Periode 2025-2028 Resmi Dilantik
Bjorka yang Klaim Retas...
Bjorka yang Klaim Retas 4,9 Juta Data Nasabah Bank Pengangguran Lulusan SMK
Atasi Pengangguran,...
Atasi Pengangguran, Pramono Minta APBD Jakarta Fokus Ciptakan Lapangan Pekerjaan
Pengangguran di Jakarta...
Pengangguran di Jakarta 6,18 Persen, Pramono: Turun Dibandingkan Tahun Lalu
Terapkan Konsep OVOP,...
Terapkan Konsep OVOP, Sandiaga Uno Dorong Kemandirian Ekonomi Desa
PNM Buka Lapangan Kerja...
PNM Buka Lapangan Kerja bagi Puluhan Ribu Lulusan SMA-SMK dari Keluarga Prasejahtera
Ketum IDI Prediksi 5-10...
Ketum IDI Prediksi 5-10 Tahun Mendatang Terjadi Pengangguran Intelektual Dokter
Kondisi Angkatan Kerja...
Kondisi Angkatan Kerja RI: 7,2 Juta Pengangguran, 98,58 Juta Bekerja Penuh Waktu, Freelance 38,35 Juta
Rekomendasi
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved