YAICI dan Kampung Dongeng Indonesia Gencarkan Edukasi Gizi Lewat Storytelling
Senin, 16 Mei 2022 - 19:29 WIB
loading...
YAICI dan KADO menggagas pelaksanaan lomba storytelling dengan tema edukasi gizi pada akhir pekan lalu. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Storytelling kini telah menjadi media pembelajaran yang efektif. Metode ini berkembang menjadi salah satu kompetensi yang perlu dikuasai anak di era digital. Hal itu disampaikan founder Kampung Dongeng Indonesia (KADO), Awam Prakoso dalam acara pengumuman pemenang lomba Story Telling Edukasi Gizi , akhir pekan lalu.
Kegiatan yang digagas bersama Yayasan Abhipraya Insan Cendekian Indonesia (YAICI) berfokus pada pelibatan generasi muda untuk dapat lebih peduli lagi pada kecukupan asupan gizi.
Baca Juga: IPEKA CPI Hadirkan Pendidikan Berbasis Teknologi dan Literasi di Makassar
Metode storytelling sendiri merupakan salah satu bentuk penyampaian pesan-pesan yang secara tidak langsung dengat dengan keseharian anak muda, bahkan sejak usia anak-anak. Olehnya itu, YAICI dan KADO menggencarkan edukasi gizi lewat metode storytelling.
“Melalui kegiatan ini, anak akan terlatih untuk berkomunikasi, berani tampil di depan banyak orang dan juga kreativitasnya akan terasah. Disamping itu anak juga akan terbiasa untuk belajar, menggali lebih banyak informasi, seperti dengan topik edukasi gizi seperti ini, akan lebih melekat baik untuk si anak maupun audiensnya,” jelas Awam Prakoso.
Lomba storytelling dengan topik edukasi gizi dan susu yang baik untuk anak telah dimulai sejak Maret 2022. Selama kurun waktu lebih kurang satu bulan penyelenggaraan, telah terkumpul sekitar 200 karya berupa video edukasi yang dipublikasikan di sosial media, baik melalui platform Instagram maupun youtube.
Kegiatan yang digagas bersama Yayasan Abhipraya Insan Cendekian Indonesia (YAICI) berfokus pada pelibatan generasi muda untuk dapat lebih peduli lagi pada kecukupan asupan gizi.
Baca Juga: IPEKA CPI Hadirkan Pendidikan Berbasis Teknologi dan Literasi di Makassar
Metode storytelling sendiri merupakan salah satu bentuk penyampaian pesan-pesan yang secara tidak langsung dengat dengan keseharian anak muda, bahkan sejak usia anak-anak. Olehnya itu, YAICI dan KADO menggencarkan edukasi gizi lewat metode storytelling.
“Melalui kegiatan ini, anak akan terlatih untuk berkomunikasi, berani tampil di depan banyak orang dan juga kreativitasnya akan terasah. Disamping itu anak juga akan terbiasa untuk belajar, menggali lebih banyak informasi, seperti dengan topik edukasi gizi seperti ini, akan lebih melekat baik untuk si anak maupun audiensnya,” jelas Awam Prakoso.
Lomba storytelling dengan topik edukasi gizi dan susu yang baik untuk anak telah dimulai sejak Maret 2022. Selama kurun waktu lebih kurang satu bulan penyelenggaraan, telah terkumpul sekitar 200 karya berupa video edukasi yang dipublikasikan di sosial media, baik melalui platform Instagram maupun youtube.
Lihat Juga :