Tender Proyek Pemkot Makassar Lamban, Dewan Agendakan Panggil ULP

Rabu, 11 Mei 2022 - 14:43 WIB
loading...
Tender Proyek Pemkot...
DPRD Kota Makassar mendesak Pemkot agar mempercepat tender sejumlah proyek fisik. Foto/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mendesak Pemerintah Kota ( Pemkot ) agar mempercepat tender sejumlah proyek fisik.

Pasalnya, hingga pertengahan triwulan kedua, tender proyek yang tayang dalam laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) masih minim.

Sekretaris Komisi C DPRD Makassar , Arifin Daeng Kulle mengaku telah memberi ultimatum kepada Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP). Rencana pemanggilan pun tengah dipersiapkan untuk mengetahui kendala terkait lambannya proses tender.

"Komisi saya sudah ngomong dengan Pak Ketua DPRD, inshaallah kami rencana mau panggil ULP untuk mengetahui dinas-dinas apa saja yang sudah masuk (dokumennya) untuk ditayangkan proses tender, jadi jangan lagi ditunda-tunda, mudah-mudahan pekan ini sudah kami mau panggil," ucapnya.

Baca Juga: Kursi Jabatan Direksi BUMD Kota Makassar Siap Dilelang

Arifin berujar, semakin cepat tender dilakukan, proyek pengerjaan fisik juga bisa cepat dilaksanakan. Apalagi, saat ini sudah memasuki pertengahan tahun.

"Kami mau tahu persis, sebab sampai saat ini belum ada kegiatan fisik yang jalan. Kami mau di bulan Juni semua (pembangunan) fisik sudah bisa jalan sehingga triwulan kedua ini bisa tampak bobot fisik di infrastruktur terutamanya," jelas dia.

Terpisah, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar yang menjadi salah satu OPD dengan proyek fisik terbanyak mengaku sudah menyiapkan segala dokumen tender yang diperlukan, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur jalan. Bahkan, dokumen tersebut sudah lama diserahkan ke Bagian ULP.

"Kami sudah serahkan ke ULP, bahkan sudah melalui tahapan review (pengkajian ulang)," tutur Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi.

Dia mengaku juga sudah berulang kali menghubungi ULP agar dokumen tersebut segera tayang dalam LPSE. Hanya saja, pengakuan dari ULP, kata Zuhaelsi, tim kelompok kerja (Pokja) mereka terbatas.

"Hampir tiap hari kami update progres ke ULP, tapi katanya Pokjanya terbatas," bebernya.

Lambannya progres dari ULP, dinilai Zuhaelsi sangat berdampak pada rendahnya serapan anggaran Dinas PU. Pasalnya, sebagian besar kinerja Dinas PU bergantung pada progres pengerjaan fisik sejumlah infrastruktur.

"Bagaimana mau serapan tinggi kalau belum ada fisik berjalan. Kami sebenarnya sisa tunggu dari ULP, karena dokumen sudah rampung semua, rekomendasi dari hasil review juga sudah diperbaiki," jelasnya.

Baca Juga: ASN Kesbangpol Bolos Kerja 6 Bulan, BKPSDM Makassar Pastikan Beri Sanksi

Adapun paket tender yang tengah dinantikan untuk tayang dalam laman LPSE yakni lima paket rehabilitasi jalan dan enam paket pembangunan jalan. Seluruh pengerjaan paket ini diprediksi rampung dalam lima hingga enam bulan masa kerja.

"Inshallah bisa selesai sebelum habis masa penganggaran," pungkas Zuhaelsi.

Sementara itu, Bagian ULP Pemkot Makassar yang coba dikonfirmasi terkait hal ini, belum memberi tanggapan.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah...
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar
50 Anggota DPRD Makassar...
50 Anggota DPRD Makassar Resmi Dilantik, 26 Wajah Baru
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Proyek Tol Sentul-Karawang...
Proyek Tol Sentul-Karawang Rp34,75 Triliun Siap Tender, Target Operasi 2029
Gagal Dibangun, 2 Proyek...
Gagal Dibangun, 2 Proyek Tol Warisan Jokowi Bakal Dilelang Ulang
Catat! Anak-Cucu BUMN...
Catat! Anak-Cucu BUMN Dilarang Ikut Tender di Bawah Rp15 Miliar
Rekomendasi
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Agustina dan Trenggono Wakil
Berita Terkini
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Infografis
Proyek Kereta Cepat...
Proyek Kereta Cepat Whoosh Rugikan WIKA Rp7,12 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved