Musim Kemarau Tiba, BPBD DKI Imbau Warga Hemat Air
Selasa, 10 Mei 2022 - 19:55 WIB
loading...
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat waspada karena mulai memasuki musim kemarau. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) DKI Jakarta mengimbau masyarakat waspada karena mulai memasuki musim kemarau .
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, untuk mengantisipasi kekeringan saat musim kemarau, pihaknya berkoordinasi dengan wali kota dan bupati untuk menghitung kebutuhan air bersih, khususnya bagi masyarakat yang berada di daerah rawan kekeringan dan bagi wilayah yang belum terlayani jaringan air bersih.
Baca juga: Puncak Musim Kemarau Wilayah Jakarta Diprediksi Terjadi Juli
“Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan PAM Jaya akan menyiagakan Instalasi Pengolahan Air (IPA) mobile dan juga mobil-mobil tangki air agar siap memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Jakarta saat terjadi kekeringan,” ujar Isnawa, Selasa (10/5/2022).
BMKG juga memperkirakan sifat hujan akan berada pada kondisi atas normal yakni curah hujan musim kemarau lebih tinggi dari rerata klimatologis. Sedangkan, puncak musim kemarau diprakirakan akan terjadi pada Juli-September 2022.
BMKG mencatat dalam sepekan terakhir selama periode tanggal 1-7 Mei 2022, suhu maksimum terukur berkisar antara 33-36,1 derajat celsius. BMKG memastikan suhu udara terik yang terjadi bukan fenomena gelombang panas melainkan dipicu beberapa faktor seperti posisi semu matahari yang saat ini sudah berada di wilayah utara ekuator.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, untuk mengantisipasi kekeringan saat musim kemarau, pihaknya berkoordinasi dengan wali kota dan bupati untuk menghitung kebutuhan air bersih, khususnya bagi masyarakat yang berada di daerah rawan kekeringan dan bagi wilayah yang belum terlayani jaringan air bersih.
Baca juga: Puncak Musim Kemarau Wilayah Jakarta Diprediksi Terjadi Juli
“Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan PAM Jaya akan menyiagakan Instalasi Pengolahan Air (IPA) mobile dan juga mobil-mobil tangki air agar siap memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Jakarta saat terjadi kekeringan,” ujar Isnawa, Selasa (10/5/2022).
BMKG juga memperkirakan sifat hujan akan berada pada kondisi atas normal yakni curah hujan musim kemarau lebih tinggi dari rerata klimatologis. Sedangkan, puncak musim kemarau diprakirakan akan terjadi pada Juli-September 2022.
BMKG mencatat dalam sepekan terakhir selama periode tanggal 1-7 Mei 2022, suhu maksimum terukur berkisar antara 33-36,1 derajat celsius. BMKG memastikan suhu udara terik yang terjadi bukan fenomena gelombang panas melainkan dipicu beberapa faktor seperti posisi semu matahari yang saat ini sudah berada di wilayah utara ekuator.
Lihat Juga :