Pandemi Corona, Dalam Sehari 3.176 Meninggal di AS

Sabtu, 25 April 2020 - 09:50 WIB
loading...
Pandemi Corona, Dalam...
Pandemi Corona, Dalam Sehari 3.176 Meninggal di AS
A A A
WASHINGTON - Korban meninggal di Amerika Serikat (AS) akibat pandemi virus corona jenis baru, COVID-19 terus berjatuhan. Korban meninggal saat ini sudah mencapai 52.185 orang hingga saat ini (25/4/2020). Pada Jumat, sebanyak 3.176 orang meninggal dalam 24 jam atau sehari.

Data worldometers yang dikutip SINDOnews.com menunjukkan Amerika memiliki 925.038 kasus infeksi dengan 52.185 kematian dan 110.432 pasien berhasil disembuhkan.

Sedangkan data dari John Hopkins University (JHU) menunjukkan Amerika memiliki 890.524 kasus infeksi dengan 51.017 kematian dan 96.677 pasien berhasil disembuhkan.

Menurut data JHU, Dalam 24 jam hingga pukul 00.30 GMT pada hari Jumat, sebanyak 3.176 orang meninggal karena COVID-19. Angka kematian harian ini menjadi salah satu hari paling mematikan yang tercatat sejak awal pandemi.

Meskipun angka kasus dan kematian yang semakin mengkhawatirkan, beberapa negara bagian AS seperti Georgia dan Texas sedang bersiap untuk membuka kembali beberapa bisnis ketika mereka mulai mengangkat langkah-langkah penguncian atau lockdown.

Sejak pertama kali dilaporkan muncul di Wuhan, China pada Desember 2019, COVID-19 kini sudah menyebar ke 210 negara dan beberapa wilayah. Data global menunjukkan ada 2.830.051 kasus infeksi dengan 197.245 kematian dan sebanyak 798.772 pasien berhasil disembuhkan.

Dari data global itu Amerika Serikat masih menjadi negara terparah yang dilanda pandemi COVID-19 dengan 925.038 kasus infeksi, 52.185 kematian dan 110.432 pasien sembuh.

Negara terparah kedua di dunia adalah Spanyol yang memiliki 219.764 kasus infeksi, 22.524 kematian dan 92.355 pasien sembuh. Di urutan ketiga adalah Italia yang memiliki 192.994 kasus infeksi, 25.969 kematian dan 60.498 pasien sembuh.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
Bawa Permen Ganja dari...
Bawa Permen Ganja dari Thailand, Pebasket AS Ditangkap Polisi
Amerika Soroti Barang...
Amerika Soroti Barang Bajakan di Mangga Dua, Pramono: Itu Urusan Pemerintah Pusat
Bule Amerika Serikat...
Bule Amerika Serikat yang Ngamuk di Klinik Bali Akhirnya Dideportasi
Soal Kebijakan Tarif...
Soal Kebijakan Tarif AS, Aspaki Minta Pemerintah Berpihak pada Industri Dalam Negeri
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Rekomendasi
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Daftar SD dan SMP Swasta...
Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di SPMB Kota Semarang 2026, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved