Arus Balik Lebaran! Jasa Marga Catat 1,2 Juta Kendaraan Telah Kembali ke Jabotabek
Senin, 09 Mei 2022 - 16:10 WIB
loading...
PT Jasa Marga mencatat sebanyak 1.295.930 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek sejak H+2 hingga H+5 Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Jasa Marga mencatat sebanyak 1.295.930 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek sejak H+2 hingga H+5 Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Puncak arus balik Lebaran terjadi pada Sabtu (7/5/2022).
Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).
Baca juga: Hari Terakhir Ketupat Lodaya 2022, Jalur Gentong Tasikmalaya Macet 20 Kilometer
"Total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini naik 51,3% jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total 856.331 kendaraan," ujar Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru, Senin (9/5/2022).
Dia menerangkan, distribusi lalu lintas masuk Jabotabek dari ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 770.639 kendaraan (59,5%) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 283.914 kendaraan (21,9%) dari arah Barat (Merak), dan 241.377 kendaraan (18,6%) dari arah Selatan (Puncak).
Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).
Baca juga: Hari Terakhir Ketupat Lodaya 2022, Jalur Gentong Tasikmalaya Macet 20 Kilometer
"Total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini naik 51,3% jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total 856.331 kendaraan," ujar Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru, Senin (9/5/2022).
Dia menerangkan, distribusi lalu lintas masuk Jabotabek dari ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 770.639 kendaraan (59,5%) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 283.914 kendaraan (21,9%) dari arah Barat (Merak), dan 241.377 kendaraan (18,6%) dari arah Selatan (Puncak).
Lihat Juga :