Biadab! Pelaku Hipnotis Kuras Tabungan Rp12 Juta Driver Ojol
Sabtu, 07 Mei 2022 - 19:34 WIB
loading...
Uang tabungan seorang driver ojol Ari Setiawan (33) sebesar Rp12 juta dikuras pelaku hipnotis. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
DEPOK - Malang benar nasib Ari Setiawan (33) yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online ( ojol ). Uang tabungannya dikuras oleh pelaku hipnotis .
Ari Setiawan (33) terkena tipu oleh seseorang yang mengaku sebagai petugas dari salah satu bank milik BUMN. Pelaku menghubungi korban pada Kamis (5/5/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.
Ari mengatakan, sore itu ia ditelepon pelaku saat tengah santai. "Itu saya baru pulang narik, sore lah tiba-tiba ditelepon suaranya laki-laki," kata Ari kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (7/5/2022) sore.
Baca juga: Jadi Korban Hipnotis, Warga Denpasar Kehilangan Emas dan Uang Rp400 Juta
Ari mengaku tidak merasa curiga lantaran suara yang ia dengar mirip dengan pihak bank yang sebelumnya pernah ia telepon. "Jadi sebelum ini saya pernah menggunakan aplikasi mobile banking, karena gangguan saya komentar di Playstore, kemudian enggak lama muncul Email dan saya dihubungi lewat WhatsApp, katanya suruh uninstall aplikasinya terus install lagi," kata Ari.
Pelaku menggunakan nomor yang hampir sama dengan nomor pihak bank yang menghubungi Ari. "Ya saya nurut aja, ada link saya klik, terus saya disuruh tunggu 20 menitan," ujarnya.
Ari Setiawan (33) terkena tipu oleh seseorang yang mengaku sebagai petugas dari salah satu bank milik BUMN. Pelaku menghubungi korban pada Kamis (5/5/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.
Ari mengatakan, sore itu ia ditelepon pelaku saat tengah santai. "Itu saya baru pulang narik, sore lah tiba-tiba ditelepon suaranya laki-laki," kata Ari kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (7/5/2022) sore.
Baca juga: Jadi Korban Hipnotis, Warga Denpasar Kehilangan Emas dan Uang Rp400 Juta
Ari mengaku tidak merasa curiga lantaran suara yang ia dengar mirip dengan pihak bank yang sebelumnya pernah ia telepon. "Jadi sebelum ini saya pernah menggunakan aplikasi mobile banking, karena gangguan saya komentar di Playstore, kemudian enggak lama muncul Email dan saya dihubungi lewat WhatsApp, katanya suruh uninstall aplikasinya terus install lagi," kata Ari.
Pelaku menggunakan nomor yang hampir sama dengan nomor pihak bank yang menghubungi Ari. "Ya saya nurut aja, ada link saya klik, terus saya disuruh tunggu 20 menitan," ujarnya.
Lihat Juga :