PVMBG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Pergerakan Tanah, Warga DKI Diimbau Waspada

Jum'at, 06 Mei 2022 - 08:38 WIB
loading...
PVMBG Keluarkan Peringatan...
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis informasi prakiraan gerakan tanah di DKI Jakarta. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis informasi prakiraan gerakan tanah di DKI Jakarta. Melalui unggahan akun instagram Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, terdapat dua wilayah di Jakarta yang memiliki potensi terjadinya pergerakan tanah pada Mei 2022 kali ini.

Dalam unggahannya, BPBD DKI mengutip PVMBG hendak memberikan peringatan dini terkait potensi pergerakan tanah tersebut. Informasi ini didapatkan berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Baca juga: Wagub DKI Serius Sikapi Ancaman Pergerakan Tanah di Jakarta

"Menurut informasi dari PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi), beberapa daerah di Provinsi DKI Jakarta berada di Zona Menengah, yaitu Jakarta Selatan dan Jakarta Timur," cuit BPBD DKI dalam akun instagram nya @bpbddkijakarta, Jumat (6/5/2022).

Baca juga: Jakarta Selatan dan Timur Berpotensi Terjadi Pergerakan Tanah, Ini Kata Wagub DKI

Adapun rincian kecamatan yang memiliki potensi pergerakan tanah pada kedua wilayah tersebut, yaitu:

1. Jakarta Selatan, meliputi wilayah Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, Pesanggrahan.

2. Jakarta Timur, meliputi wilayah Kecamatan Kramat Jati, dan Pasar Rebo.

Oleh karena itu, BPBD DKI Jakarta mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya stakeholders terkait guna waspada atas potensi pergerakan tanah selama satu bulan ke depan tersebut. BPBD DKI juga berharap agar warga ibu kota bersiap menjalankan antisipasi atas pergerakan tanah di tingkat zona menengah nantinya.

"Untuk itu, kepada Lurah, Camat, dan masyarakat diimbau untuk tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah pada saat curah hujan di atas normal," ujar BPBD DKI Jakarta.

Sebelumnya pada April lalu, BPBD DKI juga sudah memberikan peringatan terkait potensi pergerakan tanah tersebut. Meskipun begitu, potensi dini ancaman pergerakan tanah masih dalam tahap zona menengah.

"Pada zona menengah dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan. Sementara pada zona tinggi, gerakan tanah lama dapat aktif kembali," jelasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Rekomendasi
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Berita Terkini
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
DPRD Klungkung Perkuat...
DPRD Klungkung Perkuat Pengawasan, Pastikan WTP Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Infografis
Pemprov DKI: Sebanyak...
Pemprov DKI: Sebanyak 476.128 Warga Sudah Vaksin Booster Kedua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved