Bank Jatim Bagikan Dividen Sebesar Rp723,74 Miliar
Sabtu, 25 April 2020 - 06:31 WIB
loading...
A
A
A
Dalam pelaksanaan RUPS sendiri, Bank Jatim menerapkan protokol kesehatan yakni pemegang saham yang hadir dalam RUPS wajib menandatangani "Deklarasi Kesehatan" dan wajib memenuhi prosedur kesehatan.
Para pemegang saham juga dapat memberikan kuasa kepada Biro Administrasi Efek tanpa mengurangi hak pemegang saham untuk hadir. "Pemegang saham yang berhak hadir dapat menyaksikan pelaksanaan RUPS melalui live streaming," pungkas Ferdian.
Diketahui, emiten berkode saham BJTM itu selama 2019 mencatatkan kinerja positif. Tercatat aset perseroan mencapai Rp76,72 triliun atau tumbuh 22,37 persen, laba bersih tercatat Rp1,38 triliun atau tumbuh 9,22 persen dibandingkan periode sama 2018.
BJTM juga mencatatkan kinerja pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp60,55 triliun atau meningkat 18,91 persen (yoy). Pertumbuhan DPK ini didominasi oleh pertumbuhan giro 23,54 persen atau tercatat Rp23,83 triliun, diikuti oleh pertumbuhan tabungan sebesar 16,28 persen atau tercatat Rp22,22 triliun dan pertumbuhan deposito sebesar 15,81 persen atau tercatat Rp14,50 triliun.
Selain itu, pencapaian DPK tersebut juga diperkuat dengan CASA rasio Bank Jatim sebesar 76,06 persen (selama lebih dari 15 tahun, CASA rasio Bank Jatim berada di atas 65 persen. Dari sisi pembiayaan, perseroan mencatatkan kinerjanya tumbuh 13,16 persen (YoY) atau sebesar Rp38,35 triliun, dengan NPL 2,77 persen
Para pemegang saham juga dapat memberikan kuasa kepada Biro Administrasi Efek tanpa mengurangi hak pemegang saham untuk hadir. "Pemegang saham yang berhak hadir dapat menyaksikan pelaksanaan RUPS melalui live streaming," pungkas Ferdian.
Diketahui, emiten berkode saham BJTM itu selama 2019 mencatatkan kinerja positif. Tercatat aset perseroan mencapai Rp76,72 triliun atau tumbuh 22,37 persen, laba bersih tercatat Rp1,38 triliun atau tumbuh 9,22 persen dibandingkan periode sama 2018.
BJTM juga mencatatkan kinerja pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp60,55 triliun atau meningkat 18,91 persen (yoy). Pertumbuhan DPK ini didominasi oleh pertumbuhan giro 23,54 persen atau tercatat Rp23,83 triliun, diikuti oleh pertumbuhan tabungan sebesar 16,28 persen atau tercatat Rp22,22 triliun dan pertumbuhan deposito sebesar 15,81 persen atau tercatat Rp14,50 triliun.
Selain itu, pencapaian DPK tersebut juga diperkuat dengan CASA rasio Bank Jatim sebesar 76,06 persen (selama lebih dari 15 tahun, CASA rasio Bank Jatim berada di atas 65 persen. Dari sisi pembiayaan, perseroan mencatatkan kinerjanya tumbuh 13,16 persen (YoY) atau sebesar Rp38,35 triliun, dengan NPL 2,77 persen
(msd)
Lihat Juga :