Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Begini Ragam Respon Pengunjung

Sabtu, 20 Juni 2020 - 16:32 WIB
loading...
Taman Margasatwa Ragunan...
Taman Margasatwa Ragunan (TMR) kembali dibuka mulai Sabtu (20/6/2020). Foto: SINDOnews/Ari Sandita
A A A
JAKARTA - Taman Margasatwa Ragunan (TMR) kembali dibuka mulai Sabtu (20/6/2020, meskipun masih secara terbatas dan hanya berlaku bagi pengunjung berusia di atas 10 tahun dan lansia. Masyarakat pun menanggapinya dengan pendapat yang berbeda-beda.

Salah satu pengunjung TMR, Nenang, mengaku cukup senang dengan dibukanya kembali tempat wisata yang murah meriah tersebut. Pasalnya dia sudah suntuk selalu berada di rumah selama masa PSBB di Jakarta.

"Ini bagus yah dibuka kembali, meskipun waktunya dibatasi. Karena memang kita butuh menyegarkan pikiran, selama PSBB kan cuma bisa di rumah saja," ujarnya saat ditemui di TMR, Sabtu (20/6/2020). (Vaca: Ragunan Batasi 1.000 Pengunjung per Hari)

Terkait jumlah pengunjung yang dibatasi, dia merasa kebijakan itu cukup bagus. Dengan begitu dia pun bisa lebih menikmati suasana TMR yang sejuk, karena tidak perlu berdesak-desakan dengan pengunjung lain sebagaimana sebelum masa pandemi Corona.

Sementara pengunjung lainnya, Andre, agak kecewa lantaran anak-anak malah tidak diperbolehkan masuk. Padahal, tujuan ke tempat wisata itu untuk menghibur keluarga, khususnya anak-anak.

"Bagus sih (buka), cuman sayang saja anak-anak tidak boleh masuk. Padahal kan anak-anak itu yang senang kalau pergi-pergi ke tempat wisata. Tiap hari di rumah, belajar juga di rumah, sekali-sekali butuh refreshing," tuturnya. (Baca juga: 100 Satpol PP DKI Akan Awasi Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata)

Berbeda dengan keduanya, pengunung lainnya, Aliyah yang meskipun awalnya cukup senang, saat sampai di TMR dia malah merasa kecewa lantaran pengunjung yang boleh masuk ke kebun binatang itu hanya masyarakat yang ber-KTP Jakarta. Padahal, dia sudah jauh-jauh datang dari Cinere, Depok, untuk berwisata di TMR dan terpaksa kembali pulang.

"Saya enggak tahu kalau ternyata hanya yang punya KTP Jakarta saja yang boleh. Kenapa harus warga Jakarta saja, padahal kita juga kan berbatasan dengan Jakarta Selatan. Kalau begini kan harusnya disosialisasikan ke masyarakat secara luas dan masif biar pada tahu gitu loh," tukasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Tempat...
Bukan Sekadar Tempat Liburan, Tanjung Lesung Punya Potensi Jadi Sanctuary
Viral Bocah Nyaris Masuk...
Viral Bocah Nyaris Masuk Kandang Gajah Ragunan, Pengelola Curiga Sengaja
Long Weekend Kenaikan...
Long Weekend Kenaikan Yesus, Ragunan Hadirkan Feeding Time Satwa dan Night Zoo
Rekomendasi
Kisah Seru Benci Jadi...
Kisah Seru Benci Jadi Cinta di Microdrama The Scholarship Boy Stole My Heart V+Short
Timnas Korea Selatan...
Timnas Korea Selatan Boikot Delegasi Pers Negaranya di Piala Dunia 2026
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Berita Terkini
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
Trump Perintahkan Pembukaan...
Trump Perintahkan Pembukaan Kembali Penjara Alcatraz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved