Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros Gelar Pasar Murah Produk Ternak
Rabu, 27 April 2022 - 15:21 WIB
loading...
Bupati Maros, AS Chaidir Syam saat mengunjungi pasar murah yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Rabu (27/4/2022). Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Jelang perayaan Idul Fitri 1443 H, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros menggelar pasar murah produk hasil ternak dan olahan.
Pasar murah ini dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Rabu (27/4/2022).
Baca juga:Chaidir Syam Harap YESS Mampu Cetak Petani Milenial di Maros
Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengungkapkan, pasar murah ini sengaja dilaksanakan menjelang Idul Fitri. Mengingat kebutuhan masyarakat terhadap produk hasil ternak yang mulai meningkat.
"Situasinya memang mendukung, terlebih harga di pasaran mengalami lonjakan. Selain itu, ini juga untuk memantau ketersediaan kebutuhan masyarakat di lapangan," bebernya.
Bupati mengaku telah berbincang dengan beberapa Rumah Potong Hewan (RPH) terkait ketersediaan stok. Untuk ketersediaan stok hingga hari raya, diakui masih bisa terpenuhi.
Baca juga:Genjot Capaian PAD, Bapenda Maros Sasar Pajak Hotel dan Restoran
"Stoknya aman, sisa tugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Khusus petugas Keswan diharap bisa menjaga kualitas daging di lapangan," jelasnya.
Menurut Chaidir , sangat penting menjaga kualitas daging yang segar, sehat dan aman, juga murah. "Jangan sampai tampilannya segar, tetapi tidak sehat. Untuk tetap menjaga kualitas, usai pasar murah ini petugas akan terus melakukan sidak sampai hari H. Ayo ke Maros, ayo belanja di Maros," ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Abd Azis mengungkapkan, gerakan ini sebagai wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa stok produk ternak dan olahan tersedia serta terdistribusi dalam bentuk segar, bergizi, aman dan berimbang.
Baca juga:THR 7.000 ASN Maros Dibayarkan, Bupati Maros: Jangan Foya-foya
"Masyarakat tidak perlu khawatir, pangan khususnya produk peternakan ini tersedia. Dilaksanakan lebih awal, mudah-mudahan berkah," bebernya.
Abd Azis menyebutkan, harga yang dibanderol di event ini lebih murah ketimbang harga di pasaran. Seperti harga daging yang dijual di pasar berkisar Rp120 ribu sampai Rp125 ribu, sementara di pasar murah berkisar Rp110 ribu sampai Rp115 ribu.
"Harga daging di pasar sudah melonjak. Lonjakannya bahkan sampai Rp10 ribu. Sedangkan di pasar murah harganya masih harga lama," sebutnya.
Baca juga:Pemkab Maros Dapat Dukungan Sandiaga Uno Kembangkan Wisata Halal
Pasar murah yang digelar akan berlangsung selama dua hari, yakni 27-28 April 2022. Masyarakat sangat antusias dengan terlaksananya pasar murah ini, terbukti dengan banyaknya masyarakat yang datang lebih awal bahkan sebelum pasar murah resmi dibuka.
Salah satu warga, Fatimah mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. "Saya beli ayam Rp100 ribu sudah dapat 3 ekor. Kalau beli di pasar harga ayam paling murah Rp60 ribu," bebernya.
Pasar murah ini dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Rabu (27/4/2022).
Baca juga:Chaidir Syam Harap YESS Mampu Cetak Petani Milenial di Maros
Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengungkapkan, pasar murah ini sengaja dilaksanakan menjelang Idul Fitri. Mengingat kebutuhan masyarakat terhadap produk hasil ternak yang mulai meningkat.
"Situasinya memang mendukung, terlebih harga di pasaran mengalami lonjakan. Selain itu, ini juga untuk memantau ketersediaan kebutuhan masyarakat di lapangan," bebernya.
Bupati mengaku telah berbincang dengan beberapa Rumah Potong Hewan (RPH) terkait ketersediaan stok. Untuk ketersediaan stok hingga hari raya, diakui masih bisa terpenuhi.
Baca juga:Genjot Capaian PAD, Bapenda Maros Sasar Pajak Hotel dan Restoran
"Stoknya aman, sisa tugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Khusus petugas Keswan diharap bisa menjaga kualitas daging di lapangan," jelasnya.
Menurut Chaidir , sangat penting menjaga kualitas daging yang segar, sehat dan aman, juga murah. "Jangan sampai tampilannya segar, tetapi tidak sehat. Untuk tetap menjaga kualitas, usai pasar murah ini petugas akan terus melakukan sidak sampai hari H. Ayo ke Maros, ayo belanja di Maros," ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Abd Azis mengungkapkan, gerakan ini sebagai wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa stok produk ternak dan olahan tersedia serta terdistribusi dalam bentuk segar, bergizi, aman dan berimbang.
Baca juga:THR 7.000 ASN Maros Dibayarkan, Bupati Maros: Jangan Foya-foya
"Masyarakat tidak perlu khawatir, pangan khususnya produk peternakan ini tersedia. Dilaksanakan lebih awal, mudah-mudahan berkah," bebernya.
Abd Azis menyebutkan, harga yang dibanderol di event ini lebih murah ketimbang harga di pasaran. Seperti harga daging yang dijual di pasar berkisar Rp120 ribu sampai Rp125 ribu, sementara di pasar murah berkisar Rp110 ribu sampai Rp115 ribu.
"Harga daging di pasar sudah melonjak. Lonjakannya bahkan sampai Rp10 ribu. Sedangkan di pasar murah harganya masih harga lama," sebutnya.
Baca juga:Pemkab Maros Dapat Dukungan Sandiaga Uno Kembangkan Wisata Halal
Pasar murah yang digelar akan berlangsung selama dua hari, yakni 27-28 April 2022. Masyarakat sangat antusias dengan terlaksananya pasar murah ini, terbukti dengan banyaknya masyarakat yang datang lebih awal bahkan sebelum pasar murah resmi dibuka.
Salah satu warga, Fatimah mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. "Saya beli ayam Rp100 ribu sudah dapat 3 ekor. Kalau beli di pasar harga ayam paling murah Rp60 ribu," bebernya.
(luq)
Lihat Juga :