Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Khofifah Galakkan Aksi Percepatan Tanam Padi di Ngawi
Senin, 25 April 2022 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
Oleh sebab itu, diperlukan berbagai upaya dan inovasi lanjutan untuk mendukung potensi yang telah dimiliki. Salah satunya dengan modernisasi alsintan serta keberadaan petani-petani milenial di daerah. "Hadirnya petani milenial menjadi sangat penting. Kreativitas yang luar biasa dari petani milenial Ngawi harus di support dari kemudahan mereka untuk mengakses berbagai regulasi yang menjadi persyaratan untuk mengekspor produknya," tuturnya.
Tidak hanya potensi petani milenial, Kabupaten Ngawi sendiri tercatat sebagai daerah penghasil padi tertinggi kedua di Jatim yaitu 786.000 ton/GKG dengan luas panen 128.738 Ha. Jika dibandingkan dengan Lamongan di posisi teratas dengan produksi 792.000 ton/ GKG dengan luasan panen 138.450 Ha maka kabupaten Ngawi memiliki produktivitas padi yang lebih bagus daripada daerah yang lain di Jatim.
"Dengan memperhatikan potensi tersebut, maka saat ini Jatim sudah harus bisa meningkatkan kualitas produksi beras masuk pada kualifikasi beras organik kualitas premium yang bisa masuk global market yang lebih luas," ujar Khofifah.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyatakan, dengan potensi luasan lahan dan produksi padi di Ngawi dirinya optimis akan terus terjadi peningkatan di masa depan. "Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan produksi padi di Ngawi. Petani milenial kita di sini sudah sangat luar biasa. Didukung juga dengan Peraturan Bupati, diharapkan masa tanam bisa semakin cepat dan tanah kembali subur," katanya.
Tidak hanya potensi petani milenial, Kabupaten Ngawi sendiri tercatat sebagai daerah penghasil padi tertinggi kedua di Jatim yaitu 786.000 ton/GKG dengan luas panen 128.738 Ha. Jika dibandingkan dengan Lamongan di posisi teratas dengan produksi 792.000 ton/ GKG dengan luasan panen 138.450 Ha maka kabupaten Ngawi memiliki produktivitas padi yang lebih bagus daripada daerah yang lain di Jatim.
"Dengan memperhatikan potensi tersebut, maka saat ini Jatim sudah harus bisa meningkatkan kualitas produksi beras masuk pada kualifikasi beras organik kualitas premium yang bisa masuk global market yang lebih luas," ujar Khofifah.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyatakan, dengan potensi luasan lahan dan produksi padi di Ngawi dirinya optimis akan terus terjadi peningkatan di masa depan. "Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan produksi padi di Ngawi. Petani milenial kita di sini sudah sangat luar biasa. Didukung juga dengan Peraturan Bupati, diharapkan masa tanam bisa semakin cepat dan tanah kembali subur," katanya.
(msd)
Lihat Juga :