Riwayat Pulau Run, Koloni Inggris yang Ditukar Belanda dengan Manhattan New York

Senin, 25 April 2022 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Tetapi, cerita-cerita itu tidak membuat para pelaut Eropa takut. Sebaliknya, Portugal, Spanyol, dan Inggris terlibat perlombaan menemukan Kepulauan Banda. Bangsa Eropa yang pertama tiba adalah Portugis, pada 1511.

Meski demikian, Portugis tidak pernah berhasil menginjak Pulau Run yang jaraknya 10 mil ke arah barat Neira dan dikelilingi karang-karang berbahaya, serta tersembunyi. Pulau ini juga dilanda musim hujan dua kali setahun.

Kesulitan itu masih ditambah penduduk Pulau Run yang dikenal suka perang dan memenggal kepala manusia. Hal ini membuat Portugis berhitung. Akhirnya, mereka memilih membeli pala dari para pedagang lokal.

Baca: Karomah Sunan Ampel Mampu Hidupkan Orang Mati hingga 9 Kali

Kegagalan Portugis menjadi tantangan bagi Inggris. Tentu, tidak mudah bagi Inggris mencapai Kepulauan Banda. Tidak sedikit juga pengorbanan mereka untuk mencapai pulau terpencil ini. Namun, akhirnya mereka berhasil juga.

Bangsa Eropa terakhir yang tiba di Kepulauan Banda adalah Belanda. Bangsa Belanda pertama kali mengirimkan pelaut mereka ke Kepulauan Banda, pada 1595. Tetapi bangsa yang rakus ini tidak hanya berdagang.

Saat melihat Inggris dan Portugis sudah lebih dahulu di Banda, Belanda mengubah tujuan awal mereka dari berdagang menjadi menaklukkan terhadap Kepulauan Banda. Pala yang awalnya mendatangkan keuntungan menjadi bencana.

Pada 1609, VOC mengirim armada yang besar di bawah pimpinan Laksamana Verhoeven. Pertama-tama, mereka membuat perjanjian dengan orang-orang kaya Banda, untuk memonopoli perdagangan pala.

Baca: Karomah Sunan Drajat Diselamatkan Ikan Cucut dan Talang saat Perahu Dihantam Badai

Tidak hanya itu, Belanda lalu membuat benteng Nassau, di tempat Portugis pernah membangunnya tetapi gagal. Hal ini membuat curiga warga Banda. Pada satu kesempatan, Verhoeven dan pasukannya akhirnya dibunuh.

Peristiwa ini mengobarkan perang antara Belanda dengan rakyat Banda. Penduduk Kepulauan Banda, lalu mengalihkan dagangnya kepada Inggris. VOC lalu membangun benteng yang kedua di Pulau Banda, yakni Fort Belgica.

Serangan Belanda ke Kepulauan Banda yang kedua, dipimpin langsung oleh Gubernur Jenderal VOC dengan kedudukan di Batavia, Jan Pieterszoon Coen, pada 1621. Coen berangkat dengan kekuatan 13 kapal besar.

Dia membawa tentara orang Belanda sebanyak 1.600 orang, ditambah 250 orang yang lebih dahulu berada di Banda. Jumlah itu masih ditambah 300 orang Jawa yang berstatus narapidana, 100 samurai Jepang, dan budak belian.

Baca: Sunan Panggung, Sufi Tanah Jawa yang Dihukum Mati karena Dianggap Sesat

Pasukan Coen tiba di Banda, pada 1621. Pertama-tema, mereka menaklukkan Pulau Lontor. Di pulau ini, Belanda kembali membangun bentengnya, yakni Fort Hollandia. Pulau Lontor lalu diserahkan kepada Kapten tSonck.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WNA Inggris Buronan...
WNA Inggris Buronan Interpol Ditangkap di Bali
Mengenalkan Study UK...
Mengenalkan Study UK di MRT Jakarta untuk Generasi Muda Urban
Penyerbuan Belanda ke...
Penyerbuan Belanda ke Benteng Warisan Mataram Dibalas Serangan Balasan Pasukan Diponegoro
Pengkhianatan Orang...
Pengkhianatan Orang Dekat Raja Mataram Pasca Kalah Perang Melawan VOC Belanda
Kisah Untung Suropati...
Kisah Untung Suropati Dibuang Mataram usai Habisi Nyawa Kapten VOC Belanda
WNA Asal Belanda Jatuh...
WNA Asal Belanda Jatuh di Rinjani, Tim SAR Kerahkan Helikopter Evakuasi Korban
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Rekomendasi
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Baper dan Penuh Twist!...
Baper dan Penuh Twist! Bring Back My Heart Jadi Microdrama yang Wajib Ditonton di V+Short
Berita Terkini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved