Antisipasi Lonjakan Konsumsi BBM, Pertamina Siapkan Layanan Tambahan di Tol Trans Jawa dan Jalur Wisata
Kamis, 21 April 2022 - 08:48 WIB
loading...
kesibukan di salah satu SPBU di Tol Trans Jawa. Pertamina siapkan layanan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi bbm.Foto/dok
A
A
A
SURABAYA - PT Pertamina Patra Niaga di wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menyiapkan layanan tambahan di tol Trans Jawa dan jalur wisata berupa kiosk Pertamina Siaga, motorist, SPBU kantong dan fasilitas kesehatan. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM selama kegiatan mudik Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H,
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Deny Djukardi mengatakan, pihaknya juga menyiagakan stok di seluruh Terminal BBM dan LPG. Pertamina Patra Niaga juga menambah jam operasional di 256 SPBU, 7.118 unit agen dan outlet LPG siaga.
Baca juga: Ratusan Korban Robot Trading di Surabaya Lapor Polisi, Kerugian Tembus Rp51,81 Miliar
"Kami juga menambah fasilitas di tol Trans Jawa dan jalur wisata berupa 10 kiosk Pertamina Siaga, 100 motorist, 9 unit SPBU kantong serta 3 unit fasilitas kesehatan,” ujarnya, Kamis (21/4/2022).
Ia menambahkan, selama pelaksanaan Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 2022 nanti, diperkiraan ada kenaikan konsumsi BBM jenis gasoline sebesar 11 persen, LPG sebesar 6 persen dan avtur sebesar 4 persen dari rata-rata harian normal.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Deny Djukardi mengatakan, pihaknya juga menyiagakan stok di seluruh Terminal BBM dan LPG. Pertamina Patra Niaga juga menambah jam operasional di 256 SPBU, 7.118 unit agen dan outlet LPG siaga.
Baca juga: Ratusan Korban Robot Trading di Surabaya Lapor Polisi, Kerugian Tembus Rp51,81 Miliar
"Kami juga menambah fasilitas di tol Trans Jawa dan jalur wisata berupa 10 kiosk Pertamina Siaga, 100 motorist, 9 unit SPBU kantong serta 3 unit fasilitas kesehatan,” ujarnya, Kamis (21/4/2022).
Ia menambahkan, selama pelaksanaan Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 2022 nanti, diperkiraan ada kenaikan konsumsi BBM jenis gasoline sebesar 11 persen, LPG sebesar 6 persen dan avtur sebesar 4 persen dari rata-rata harian normal.
Lihat Juga :