Harga Tiket Bus Eksekutif di Terminal Kampung Rambutan Naik 30%
Minggu, 17 April 2022 - 16:54 WIB
loading...
Harga tiket di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, khususnya bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) bakal mengalami kenaikan. Foto: MPI/Widya Michella Nur Syahida
A
A
A
JAKARTA - Harga tiket di Terminal Kampung Rambutan , Jakarta Timur, khususnya bus Antar Kota Antar Provinsi ( AKAP ) bakal mengalami kenaikan. Kenaikan sebesar 30% itu bakal terjadi saat mendekati masa musim mudik Lebaran 2022 .
Febri (45) selaku pihak dari PO Deddy Jaya menyebutkan, kenaikan harga tiket bus AKAP kelas eksekutif sebesar 30%. Menurutnya, jelang Idul Fitri 1443Hijriah harga tiket bus diperkirakan akan naik secara bertahap hingga mencapai 200%. Baca juga: Jelang Penetapan Larangan Mudik, Harga Tiket Bus di Kalideres Naik
"Kita ada kenaikan sekitar 30 persen belum sepenuhnya.Karena kenaikan tingkat ini secara bertahap 30, 50, 150 sampai puncaknya mungkin sampai 200 persen," kata Febri saat ditemui MPI di Terminal Kampung Rambutan, Minggu (17/4/2022).
Febri mencontohkan, untuk harga tiket bus eksekutif tujuanJakarta-Tegal-Pemalang-Pekalongan naik Rp150 ribu dari harga jual Rp120 ribu.
"Semua mengalami kenaikan, trek kita ke Pekalongan itu kalau normal Rp120 ribu, kalau sekarang 150 ribu," ujarnya.
Febri (45) selaku pihak dari PO Deddy Jaya menyebutkan, kenaikan harga tiket bus AKAP kelas eksekutif sebesar 30%. Menurutnya, jelang Idul Fitri 1443Hijriah harga tiket bus diperkirakan akan naik secara bertahap hingga mencapai 200%. Baca juga: Jelang Penetapan Larangan Mudik, Harga Tiket Bus di Kalideres Naik
"Kita ada kenaikan sekitar 30 persen belum sepenuhnya.Karena kenaikan tingkat ini secara bertahap 30, 50, 150 sampai puncaknya mungkin sampai 200 persen," kata Febri saat ditemui MPI di Terminal Kampung Rambutan, Minggu (17/4/2022).
Febri mencontohkan, untuk harga tiket bus eksekutif tujuanJakarta-Tegal-Pemalang-Pekalongan naik Rp150 ribu dari harga jual Rp120 ribu.
"Semua mengalami kenaikan, trek kita ke Pekalongan itu kalau normal Rp120 ribu, kalau sekarang 150 ribu," ujarnya.
Lihat Juga :