Pria 40 Tahun Ditemukan Tewas dengan Bercak Darah di Ciputat
Minggu, 17 April 2022 - 08:55 WIB
loading...
Seorang pria ditemukan tewas di dalam kamar bangunan semi permanen di Jalan Cendrawasih, RT 02/03, Sawah Ciputat, Tangsel,.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Seorang pria ditemukan tewas di dalam kamar bangunan semi permanen di Jalan Cendrawasih, RT 02/03, Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (16/04/22). Pada bagian kaki korban terdapat banyak bercak darah.
Nampak pula serpihan material bebatuan di sekitar tubuhnya. Saat ditemukan, korban dalam posisi tertelungkup di atas tempat tidur. Peristiwa itu disampaikan keluarga korban ke pengurus RT pada Sabtu malam pukul 21.00 WIB.
"Jadi kita dapat laporan dari warga, bahwa ada keluarganya (korban) nangis-nangis. Jadi kita bongkar dari samping, kita ingin liat kondisi di kamar, jadi dijebol pintu kamarnya. Korban tengkurap, ada bercak darah di bagian kaki," ungkap Ketua RT02, Mulyadi.
Bangunan itu berada persis di pinggir jalan. Warga sekitar tak begitu mengenali korban. Disebutkan, bangunan itu dihuni oleh beberapa orang yang bekerja sebagai tambal ban.
"Saya manggilnya Lai-lai aja, jadi nama aslinya belum tahu. Usianya sekitar 40 tahun. Dia (korban) sebagai rekan kerja, masih saudaranya (penyewa bangunan), dibilang karyawan ya bisa juga karena masih saudaranya," sambung Mulyadi. Baca: Tawuran 2 Kelompok Anak Bau Kencur di Pamulang Demi Konten Medsos
Nampak pula serpihan material bebatuan di sekitar tubuhnya. Saat ditemukan, korban dalam posisi tertelungkup di atas tempat tidur. Peristiwa itu disampaikan keluarga korban ke pengurus RT pada Sabtu malam pukul 21.00 WIB.
"Jadi kita dapat laporan dari warga, bahwa ada keluarganya (korban) nangis-nangis. Jadi kita bongkar dari samping, kita ingin liat kondisi di kamar, jadi dijebol pintu kamarnya. Korban tengkurap, ada bercak darah di bagian kaki," ungkap Ketua RT02, Mulyadi.
Bangunan itu berada persis di pinggir jalan. Warga sekitar tak begitu mengenali korban. Disebutkan, bangunan itu dihuni oleh beberapa orang yang bekerja sebagai tambal ban.
"Saya manggilnya Lai-lai aja, jadi nama aslinya belum tahu. Usianya sekitar 40 tahun. Dia (korban) sebagai rekan kerja, masih saudaranya (penyewa bangunan), dibilang karyawan ya bisa juga karena masih saudaranya," sambung Mulyadi. Baca: Tawuran 2 Kelompok Anak Bau Kencur di Pamulang Demi Konten Medsos
Lihat Juga :