Terungkap! Fakta Baru 1 Keluarga Tewas Kebakaran Maut di Warakas Jakut

Jum'at, 15 April 2022 - 12:05 WIB
loading...
Terungkap! Fakta Baru...
Puslabfor Polri melakukan olah TKP di bengkel yang terbakar di Jalan Warakas I, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kebakaran dahsyat tersebut menewaskan 5 orang yang merupakan satu keluarga. Foto: SINDOnews/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok menemukan sejumlah fakta terbaru dari kasus bengkel motor yang terbakar di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kebakaran dahsyat tersebut menewaskan 5 orang yang merupakan satu keluarga pada Selasa (12/4/2022).

Kapolsek Tanjung Priok Kompol Ricky Pranata Vivaldy mengatakan, telah memeriksa sejumlah saksi termasuk anak korban yang selamat dari kebakaran hebat itu.
Baca juga: 5 Korban Tewas Kebakaran di Warakas adalah Sekeluarga

Dari pemeriksaan para saksi, dia memastikan bahwa tidak ada keterangan menyebutkan bahwa pintu lipat (rolling door) digembok dari luar saat kebakaran terjadi.

"Updatenya dari anak korban yang masih hidup maupun keterangan dari saksi yang melihat. Saat anak pertama korban ke luar rumah, dia berpapasan dengan anak kedua dari korban," ujarnya, Jumat (15/4/2022).

Menurut Ricky, ketika anak pertama ke luar rumah dan tidak mengunci pintu atau rolling door. Anak kedualah yang diketahui menutup atau mengunci pintu dari dalam bengkel.

Kebakaran menewaskan 5 orang yakni Jon Vaber Tampubolon (50), Delma Wati Simanjuntak (50), Darius (25), Ave (15), dan Lois (10). Kelimanya sudah dibawa kerabatnya ke Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Sebelumnya, Puslabfor Polri melakukan olah TKP di bengkel yang terbakar di Jalan Warakas I, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Baca juga: Ini Identitas 5 korban Tewas Akibat Kebakaran di Warakas Jakut

Komandan Tim Puslabfor Polri Kompol Karya Wijayadi mengatakan, pihaknya mengambil beberapa barang bukti sisa atau puing kebakaran seperti instalasi listrik bengkel dan abu arang dari lokasi.

"Barbuk yang kita ambil ada kaitannya dengan kasus ini yaitu instalasi kelistrikan dan abu arang sisa kebakaran. Abu arang sekitar 500 gram yang kita dapatkan di sana," ujarnya.

Menurut dia, barang bukti tersebut akan dibawa ke laboratorium forensik dan pemeriksaannya akan memakan waktu selama empat hari untuk memastikan penyebab kebakaran maut tersebut.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Rekomendasi
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Berita Terkini
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
Minta Satpam Tak Dipecat,...
Minta Satpam Tak Dipecat, Pramono Ungkap CCTV Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI
Infografis
6 Jenderal Ditunjuk...
6 Jenderal Ditunjuk Menjadi Pangdam di Kodam Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved