Pekan Kedua Ramadhan, Harga Sembako di Sinjai Kembali Naik
Rabu, 13 April 2022 - 15:31 WIB
loading...
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Kabupaten Sinjai, Muh Saleh. Foto: SINDOnews/Irman Bagoseng
A
A
A
SINJAI - Memasuki pekan kedua bulan Ramadhan, harga sembako di Kabupaten Sinjai kembali mengalami kenaikan. Kondisi ini salah satunya terjadi di Pasar Sentral Sinjai.
Komoditas yang harganya naik itu di antaranya daging ayam dan telur. Begitupun dengan harga ikan, beras dan minyak goreng, gula dan tepung yang juga mengalami kenaikan.
Baca juga:Harga Bahan Pokok di Kabupaten Sinjai Terus Melonjak
Sementara harga sayur mayur seperti tomat, wortel dan cabai mulai mengalami penurunan. Kondisi itu disebabkan pasokan yang mulai banyak di pasaran.
Adi, salah satu pedagang ayam potong di Jalan Bulu Lohe mengungkapkan bahwakenaikan harga ini akan terus terjadi hingga Idul Fitri.
"Awal Ramadhan harganya Rp35.000 per kilo, di hari ke-4 Ramadhan naik Rp2.000 dan pekan kedua ini naik lagi Rp1.000, jadi sekarang penjualan di harga Rp38.000 per kilogramnya, dan akan terus naik sampai jelang Idul Fitri, karena tradisinya begitu biasanya," ujarnya.
Di tempat berbeda, pedagang sembako di bagian Pasar Sentral atas (eks kebakaran), Jiha menuturkan, harga sembako yang kembali mengalami kenaikan seperti gula pasir. Harganya dari Rp580.000 naik menjadi Rp670.000 per karung.
Baca juga:Berkah Ramadhan Dirasakan Pedagang Takjil Dadakan di Sinjai
Beras yang semula perliter Rp6.500 naik menjadi Rp8.000, terigu yang sebelumnya Rp180.000 per karung naik Rp255.000.
"Di pekan kedua Ramadhan ini harga sembako cenderung naik, kita (pedagang) juga bingung mau menjualnya, karena hampir tiap hari harganya berubah-ubah, tidak sedikit pelanggan kaget ketika berbelanja, pasalnya, harga semakin naik," ujar Jiha.
"Minyak kemasan satu liter, harganya saya banderol Rp28.000 sekarang, padahal awal Ramadhan sempat saya jualan di harga Rp22.000, ikan pun harganya naik, kemarin saya beli di sebelah (langganan) cukup tinggi, terkecuali sayur mayur, seperti tomat, cabai dan wortel, harganya mulai turun, karena pasokannya mulai membludak," jelasnya.
Baca juga:Harga Bahan Pokok di Sinjai Merangkak Naik Jelang Ramadan
Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Kabupaten Sinjai, Muh Saleh, mengatakan, kenaikan harga sembako ini disebabkan meningkatnya kebutuhan masyarakat di Bulan Suci Ramadhan.
"Sedang harga tomat mengalami penurunan dari pekan lalu. Sekarang harga tomat Rp10.000 ribu per kilogram. Sedang pekan lalu Rp15.000 ribu perkilogram. Mengalami penurunan setelah pasokan mulai banyak dari petani. Demikian juga cabe rawit dari harga Rp60 ribu per kilogram kini Rp40 ribu per kilogram," kata Muh Saleh.
Komoditas yang harganya naik itu di antaranya daging ayam dan telur. Begitupun dengan harga ikan, beras dan minyak goreng, gula dan tepung yang juga mengalami kenaikan.
Baca juga:Harga Bahan Pokok di Kabupaten Sinjai Terus Melonjak
Sementara harga sayur mayur seperti tomat, wortel dan cabai mulai mengalami penurunan. Kondisi itu disebabkan pasokan yang mulai banyak di pasaran.
Adi, salah satu pedagang ayam potong di Jalan Bulu Lohe mengungkapkan bahwakenaikan harga ini akan terus terjadi hingga Idul Fitri.
"Awal Ramadhan harganya Rp35.000 per kilo, di hari ke-4 Ramadhan naik Rp2.000 dan pekan kedua ini naik lagi Rp1.000, jadi sekarang penjualan di harga Rp38.000 per kilogramnya, dan akan terus naik sampai jelang Idul Fitri, karena tradisinya begitu biasanya," ujarnya.
Di tempat berbeda, pedagang sembako di bagian Pasar Sentral atas (eks kebakaran), Jiha menuturkan, harga sembako yang kembali mengalami kenaikan seperti gula pasir. Harganya dari Rp580.000 naik menjadi Rp670.000 per karung.
Baca juga:Berkah Ramadhan Dirasakan Pedagang Takjil Dadakan di Sinjai
Beras yang semula perliter Rp6.500 naik menjadi Rp8.000, terigu yang sebelumnya Rp180.000 per karung naik Rp255.000.
"Di pekan kedua Ramadhan ini harga sembako cenderung naik, kita (pedagang) juga bingung mau menjualnya, karena hampir tiap hari harganya berubah-ubah, tidak sedikit pelanggan kaget ketika berbelanja, pasalnya, harga semakin naik," ujar Jiha.
"Minyak kemasan satu liter, harganya saya banderol Rp28.000 sekarang, padahal awal Ramadhan sempat saya jualan di harga Rp22.000, ikan pun harganya naik, kemarin saya beli di sebelah (langganan) cukup tinggi, terkecuali sayur mayur, seperti tomat, cabai dan wortel, harganya mulai turun, karena pasokannya mulai membludak," jelasnya.
Baca juga:Harga Bahan Pokok di Sinjai Merangkak Naik Jelang Ramadan
Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Kabupaten Sinjai, Muh Saleh, mengatakan, kenaikan harga sembako ini disebabkan meningkatnya kebutuhan masyarakat di Bulan Suci Ramadhan.
"Sedang harga tomat mengalami penurunan dari pekan lalu. Sekarang harga tomat Rp10.000 ribu per kilogram. Sedang pekan lalu Rp15.000 ribu perkilogram. Mengalami penurunan setelah pasokan mulai banyak dari petani. Demikian juga cabe rawit dari harga Rp60 ribu per kilogram kini Rp40 ribu per kilogram," kata Muh Saleh.
(luq)
Lihat Juga :