Demo Mahasiswa di 4 Daerah Kaltim, Polisi Kerahkan 2.000 Personel Kawal Aksi
Senin, 11 April 2022 - 22:57 WIB
loading...
A
A
A
Dalam aksi yang berlangsung di depan Balai Kota tersebut, sebagian mahasiswa melakukan pembakaran ban sebagai simbol kegeraman.
Mahasiswa menilai hal tersebut sebagai upaya mencederai konstitusi. Apalagi isu tersebut kemudian semakin berkembang di dalam lingkungan kabinetnya sehingga menimbulkan kesan adanya dukungan oleh Joko Widodo sendiri.
Baca juga: Mencekam! Mahasiswa di Palopo Ditembaki Gas Air Mata, Kantor Pemerintahan Diserang
Untuk itu, pendemo menuntut ketegasan Joko Widodo dalam menghentikan kisruh wacana tersebut di lingkungan kabinetnya.
“Presiden baru berstatemen hanya di dalam rapat bersama kabinetnya, belum ada pernyataan secara konkrit dan terbuka. Yang kami inginkan Jokowi sendiri menyatakan kepada publik bahwa proses Pemilu tahun 2024 tetap dilanjutkan,” ungkap koordinator aksi Muhammad Taufik di lokasi unjuk rasa.
Secara umum, aksi berjalan lancar. Hingga memasuki pukul 18.00 Wita, massa membubarkan diri dengan pengawalan ketat aparat gabungan TNI-Polri.
Mahasiswa menilai hal tersebut sebagai upaya mencederai konstitusi. Apalagi isu tersebut kemudian semakin berkembang di dalam lingkungan kabinetnya sehingga menimbulkan kesan adanya dukungan oleh Joko Widodo sendiri.
Baca juga: Mencekam! Mahasiswa di Palopo Ditembaki Gas Air Mata, Kantor Pemerintahan Diserang
Untuk itu, pendemo menuntut ketegasan Joko Widodo dalam menghentikan kisruh wacana tersebut di lingkungan kabinetnya.
“Presiden baru berstatemen hanya di dalam rapat bersama kabinetnya, belum ada pernyataan secara konkrit dan terbuka. Yang kami inginkan Jokowi sendiri menyatakan kepada publik bahwa proses Pemilu tahun 2024 tetap dilanjutkan,” ungkap koordinator aksi Muhammad Taufik di lokasi unjuk rasa.
Secara umum, aksi berjalan lancar. Hingga memasuki pukul 18.00 Wita, massa membubarkan diri dengan pengawalan ketat aparat gabungan TNI-Polri.
Lihat Juga :