Rugikan Ratusan Warga hingga Rp36 Miliar, Polda Kalteng Tangkap 2 Pelaku Investasi Bodong

Jum'at, 08 April 2022 - 08:38 WIB
loading...
Rugikan Ratusan Warga...
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil mengungkap kasus tindak pidana investasi tanpa izin alias bodong. Foto SINDOnews
A A A
PALANGKARAYA - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil mengungkap kasus tindak pidana investasi tanpa izin perdagangan dari Provinsi Kalteng alias investasi ilegal (bodong). Modus yang dilakukan pelaku yakni dengan skema piramida.



Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol Eko Saputro menerangkan, Ditreskrimsus Polda Kalteng berhasil mengamankan dua pelaku. Akibat perbuatannya, ratusan warga mengalami kerugian miliaran rupiah. “Dua tersangka berhasil kita amankan,” ujar Eko. Baca juga: Bareskrim Beberkan Cara Brian Edgar Nababan Bawa Binomo ke Indonesia

Dirreskrimsus Polda Kalteng Kombes Pol Bonny Djianto menambahakan, kedua pelaku iinisial VS (60), dan BC (42) menipu para korban dengan kerugian mencapai Rp36 miliar terhadap 334 korban.

"Kedua pelaku diamankan atas dugaan kasus investasi bodong, dengan modus mengajak para korban untuk berpartisipasi dalam investasi pada platfrom treat goge profit (TDP), quantum, dan cryptovibe," ungkapnya.

Dari pengungkapan kasus tersebut setidaknya, aparat penegak hukum berhasil menyita aset berupa satu unit mobil merek Honda Brio warna merah, satu unit motor merek Yamah Nmax, laptop, gawai dan kartu ATM, dua SHM dan dua SKT tanah dan rumah yang berlokasi di Kota Palangkaraya. Baca juga: Bareskrim Polri Sebut Ratusan Korban Robot Trading Fahrenheit Rugi Rp480 Miliar

Pada kasus ini, Bonny menegaskan, kedua pelaku akan dijerat dengan Pasal 105 dan Pasal 106 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Tindak Pidana Perdagangan. “Adapun ancaman hukuman yang disangkakan yaitu pidana paling lama 10 tahun kurungan dan denda Rp10 miliar,” tutupnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Pemkot Bontang Buka...
Pemkot Bontang Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan
DPMPTSP Bontang Ditarget...
DPMPTSP Bontang Ditarget Tingkatkan Nilai Investasi 2026
Kota Bontang Buktikan...
Kota Bontang Buktikan Daya Tarik Investasi, Sinyal Positif bagi Investor Baru
Terlibat Investasi Fiktif,...
Terlibat Investasi Fiktif, 5 WNA Nigeria di Bekasi Ditangkap
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Rekomendasi
Profil Christina Endarwati...
Profil Christina Endarwati Ketua Majelis Hakim Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
ITPLN Buka Peluang Ikatan...
ITPLN Buka Peluang Ikatan Kerja Bagi Mahasiswa Lewat Kolaborasi dengan APITU
Berita Terkini
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Suasana Jelang Sidang...
Suasana Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa, TNI-Polri dan Rantis Brimob Bersiaga di PN Jaktim
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
Infografis
Data 1 Miliar Warga...
Data 1 Miliar Warga China Dicuri dan Dijual Bebas oleh Hacker
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved