Dugaan Praktik Jual Beli Lapak di Pasar Ciputat, Pedagang Bayar Rp750 Ribu Bisa Pilih Tempat

Jum'at, 08 April 2022 - 07:37 WIB
loading...
Dugaan Praktik Jual...
Sejumlah pengendara motor tampak berlalu lalang di depan gedung baru Pasar Ciputat yang sebelumnya menjalani proses revitalisasi. Foto: MPI/Hambali
A A A
TANGERANG SELATAN - Gedung baru Pasar Ciputat mulai ditempati kembali setelah sebelumnya menjalani proses revitalisasi . Kini persoalan baru muncul, di mana terdapat ratusan lapak yang sengaja diperjualbelikan untuk ditempati.

Perkumpulan Pedagang Pasar Ciputat (P3C) mengungkap, banyak pedagang-pedagang baru menyerobot lapak yang tersedia di Pasar Ciputat itu. Padahal, keputusan sebelumnya memprioritaskan pedagang-pedagang lama guna menempati lapak di gedung baru. Baca juga: Di Tengah Pandemi, Pedagang Pasar Ciputat Minta Revitalisasi Ditunda

"Kan peraturan dari pemerintah yang awal masuk itu yang kena revitalisasi, yang punya surat bukti revitalisasi. Nah itu dia enggak punya, dia dimasukin ke sana. Seharusnya dia bisa masuk, tapi belum waktunya," terang Ketua P3C Yuli Sarlis kepada wartawan di Tangsel, Jumat 8 April 2022.

Gedung baru Pasar Ciputat memiliki kapasitas sekitar 1.500 kios dan los. Secara resmi untuk tahap pertama, pedagang yang dapat prioritas menempati lapak berjumlah 486 orang. Mereka merupakan pedagang lama yang terdampak relokasi. Namun belakangan muncul seratusan pedagang lain yang mengklaim mendapat lapak berjualan.

"Mereka ini ngeyel dengan bekingannya lah yang bla bla saya enggak tahu. Kalau memang mau ikut aturan, semua ikut aturan. Kalau memang pedagang yang baru belum bisa masuk, ya pedagang yang baru nanti di tahap kedua," ucapnya.

Menurut Yuli, para pedagang baru itu sementara ini berjumlah sekitar 102 orang. Mereka dikoordinir melalui sebuah usaha koperasi. Prosesnya, tiap anggota yang mendaftar dalam koperasi tersebut harus membayar sejumlah uang untuk mendapat lapak berdagang di Pasar Ciputat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, PLN EPI Teken 4 Perjanjian Jual Beli Gas dan LNG di IPA Convex 2026
Cegah Jual Beli Kursi...
Cegah Jual Beli Kursi di SPMB 2026, Kemendikdasmen Kunci Data di Dapodik
Rekomendasi
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Berita Terkini
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Infografis
6 Buah Termahal di Dunia,...
6 Buah Termahal di Dunia, Harganya Bisa Dibuat Beli Mobil Lho!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved