Ratusan Mahasiswa di Kota Makassar Demonstrasi Tolak Jokowi Tiga Periode
Kamis, 07 April 2022 - 20:46 WIB
loading...
Demonstrasi mahasiswa di pertigaan Jalan Sultan Alauddin-AP Pettarani, Kota Makassar, Kamis (7/4/2022). Foto: SINDOnews/Ansar Jumasang
A
A
A
MAKASSAR - Ratusan mahasiswa dari beberapa kampus di Kota Makassar yang tergabung dalam aliansi Masyarakat Miskin Kota, menggelar demonstrasi di pertigaan Jalan Andi Pettarani-Sultan Alauddin, Kamis (7/4/2022) sore.
Dalam aksinya, ratusan mahasiswa tersebut menolak penundaan pemilu dan masa perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi tiga periode .
Baca juga:Mahasiswa Tolak Jabatan Presiden 3 Periode, Terlibat Ricuh di Depan Gedung DPRD Cirebon
Aksi itu sempat diwarnai kericuhan. Massa aksi terlibat saling dorong dengan aparat kepolisian. Akibatnya, salah satu demonstran mendapat luka di bagian mulut.
Jendral Lapangan, Sukirman S Doturu mengatakan, aksi demonstrasi yang dimulai sekitar pukul 16.00 Wita itu awalnya berjalan lancar. Namun belakangan, terjadi keributan dengan aparatkepolisian yang mengamankan jalannya aksi.
"Sebenarnya tidak ada yang menginginkan adanya tindak kericuan terjadi, tapi kemungkinan ada yang susupi aliansi kami yang menjadi provokator sehingga terjadi kekacauan,'' tutur Sukirman.
Baca juga:Jokowi Larang Bicara Penundaan Pemilu, Relawan: Tugas Menteri Itu Bantu Presiden
Kabag Ops Polrestabes Makassar, AKBP Darminto saat melakukan pengamanan mengatakan, sejak awal aksi, para demonstran diberikan kesempatan untuk membakar ban, hingga menutup beberapa ruas jalan.
''Tapi tadi ada yang memaksa memecahkan kaca sepion mobil. Itu tidak bisa. Terpaksa saya dorong mereka untuk bubar. Sesuai prosedur saya sudah arahkan, persuasiflah, jadi tidak ada tindak kekerasan, hanya tindak dorong-dorong oleh aparat dengan massa. Itu wajarlah,'' beber Darminto.
Dalam aksinya, ratusan mahasiswa tersebut menolak penundaan pemilu dan masa perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi tiga periode .
Baca juga:Mahasiswa Tolak Jabatan Presiden 3 Periode, Terlibat Ricuh di Depan Gedung DPRD Cirebon
Aksi itu sempat diwarnai kericuhan. Massa aksi terlibat saling dorong dengan aparat kepolisian. Akibatnya, salah satu demonstran mendapat luka di bagian mulut.
Jendral Lapangan, Sukirman S Doturu mengatakan, aksi demonstrasi yang dimulai sekitar pukul 16.00 Wita itu awalnya berjalan lancar. Namun belakangan, terjadi keributan dengan aparatkepolisian yang mengamankan jalannya aksi.
"Sebenarnya tidak ada yang menginginkan adanya tindak kericuan terjadi, tapi kemungkinan ada yang susupi aliansi kami yang menjadi provokator sehingga terjadi kekacauan,'' tutur Sukirman.
Baca juga:Jokowi Larang Bicara Penundaan Pemilu, Relawan: Tugas Menteri Itu Bantu Presiden
Kabag Ops Polrestabes Makassar, AKBP Darminto saat melakukan pengamanan mengatakan, sejak awal aksi, para demonstran diberikan kesempatan untuk membakar ban, hingga menutup beberapa ruas jalan.
''Tapi tadi ada yang memaksa memecahkan kaca sepion mobil. Itu tidak bisa. Terpaksa saya dorong mereka untuk bubar. Sesuai prosedur saya sudah arahkan, persuasiflah, jadi tidak ada tindak kekerasan, hanya tindak dorong-dorong oleh aparat dengan massa. Itu wajarlah,'' beber Darminto.
(luq)
Lihat Juga :