Daop 6 Yogyakarta Batalkan Semua Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh

Jum'at, 24 April 2020 - 18:03 WIB
loading...
Daop 6 Yogyakarta Batalkan...
PT KAI Daop 6 Yogyakarta yang membatalkan seluruh perjalanan kereta api jarak jauh. FOTO : IST
A A A
YOGYAKARTA - Keputusan pemerintah untuk melarang warga mudik langsung ditindaklanjuti PT Kereta Api Indonesia (KAI). Begitu juga dengan PT KAI Daop 6 Yogyakarta yang membatalkan seluruh perjalanan kereta api jarak jauh.

Pembatalan ini berlaku untuk semua kereta jarak jauh menuju arah Barat (Jakarta / Bandung) maupun arah Timur (Surabaya / Ketapang) mulai 25 April 2020.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto mengungkapkan, sebelum pemberlakuann aturan masih terdapat 4 perjalanan KA Jarak Jauh yang melintas di Daop 6 Yogyakarta. Kereta kereta tersebut adalah KA Bima, KA Kahuripan, KA Wijayakusuma, dan KA Ranggajati. "Namun mulai tanggal 25 April 2020 terdapat penghentian atau pembatalan sementara seluruh perjalanan KA tersebut," terangnya dalam siaran pers di Yogyakarta Jumat (24/4/2020).

Dijelaskannya, pembatalan ditetapkan ditetapkan hingga 30 April 2020. Kemudian kebijakan ini akan dilakukan evaluasi mengikuti perkembangan. Jika terdapat perpanjangan waktu maka akan diinformasikan kembali secara resmi.

Dengan adanya pembatalan seluruh perjalanan KA jarak jauh tersebut secara tidak langsung membuat seluruh stasiun di wilayah Daop 6 yang antara lainnya Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Wates, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Purwosari, Stasiun, Stasiun Klaten, Stasiun Sragen, dan stasiun - stasiun lainnya di wilayah Daop 6 Yogyakarta untuk sementara waktu tidak melayani keberangkatan penumpang Kereta Api Jarak Jauh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Jogja Tujuan Favorit...
Jogja Tujuan Favorit Penumpang Kereta Api dari Jakarta saat Liburan
Pejalan Kaki Tewas Tertemper...
Pejalan Kaki Tewas Tertemper KA Cikarang-Kampung Bandan di Bekasi
Sambut Libur Panjang...
Sambut Libur Panjang Iduladha, KAI Daop 1 Jakarta Operasikan 9 Kereta Api Tambahan
KA Jaka Tingkir dan...
KA Jaka Tingkir dan KA Serayu Anjlok di Stasiun Pasar Senen, 6 Perjalanan Kereta Terlambat
106.474 Wisman Berangkat...
106.474 Wisman Berangkat dari 222 Stasiun di Luar 10 Terbesar, Perjalanan dengan KA Semakin Tersebar
Lowongan Kerja KAI Services...
Lowongan Kerja KAI Services 2026 Dibuka, Lulusan SMA Segera Daftar
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Rekomendasi
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
Infografis
Biden Izinkan Ukraina...
Biden Izinkan Ukraina Serang Rusia dengan Rudal Jarak Jauh AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved