Korut-Korsel Diambang Perang, Kim Jong-un Justru Tinggalkan Pyongyang

Kamis, 18 Juni 2020 - 13:16 WIB
loading...
Korut-Korsel Diambang...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Foto : SINDOnews/Doc
A A A
SEOUL - Pesawat Air Koryo, yang diidentifikasi sebagai pesawat pribadi Kim Jong-un diidentifikasi membawa pemimpin Korea Utara (Korut) itu keluar ibu kota. Flightradar24, pelacak penerbangan online yang berbasis di Swedia, menunjukkan data real-time tentang pergerakan pesawat diktator muda Pyongyang tersebut.

Kepergian Kim Jong-un saat hubungan Korut dan Korsel diambang perang ini pun menimbulkan banyak spekulasi. Yonha, salah satu media yang berbasis di Seoul, bespekulasi bahwa Kim kemungkinan menuju Sinpo Shipyard, tempat rezim Korut membangun senjata, termasuk rudal balistik yang diluncurkan kapal selam (SLBM). Baca : Pasukan Militer Korut Disebar, Bersiap Tugas Tempur Kelas Tinggi

Di Sinpo, Korea Utara telah melakukan beberapa tes SLBM. Kapal selam juga dibangun di galangan kapal tersebut. Pemimpin Korea Utara itu telah menahan diri untuk tidak mengeluarkan pernyataan publik ketika adik perempuannya; Kim Yo-jong, terus mengumbar ancaman nyaris setiap hari terhadap Korea Selatan (Kosel).

Kim Yo-jong telah tampil garang dalam sepekan terakhir. Perempuan muda yang diyakini sebagai perempuan terkuat Korut ini telah mengancam meluncurkan aksi militer terhadap Korsel. Alasannya, Seoul dianggap tidak bertindak untuk menghentikan ulah para pembelot Korut yang berbasis di Korea Selatan menerbangkan materi propaganda anti-Kim Jong-un ke wilayah Korea Utara.

Baca Juga : Ancaman Adik Kim Jong-un Direspon, Pasukan Militer Siap Dikerahkan

Di bawah arahan Kim Yo-jong, Korea Utara telah memutuskan seluruh jalur komunikasi dengan Korea Selatan dan menyatakan tetangganya tersebut sebagai musuh. Militer Pyongyang bahkan telah meledakkan kantor penghubung dua Korea di wilayah Kaesong pada hari Selasa. Tak hanya itu, tentara Pyongyang juga disiagakan di perbatasan Korut dan Korsel.

Sementara itu, militer Korea Selatan tak mau kalah. Mereka memperingatkan Pyongyang akan membayar mahal jika nekat menyerang Seoul.

"Pasukan kami menyatakan keprihatinan mendalam bahwa Staf Umum Korea Utara memublikasikan berbagai jenis rencana militer yang bertentangan dengan perjanjian intra-Korea, Deklarasi Panmunjom dan perjanjian militer 19 September 2018," kata Kepala Staf Gabungan Korsel.

"Tindakan semacam itu membatalkan semua hasil bersama-sama tercapai selama lebih dari 20 tahun dan upaya di bidang kemajuan hubungan intra-Korea dan pelestarian perdamaian di Semenanjung Korea. Jika pihak Korut melanjutkan ke tindakan nyata, mereka pasti akan membayar harga yang sesuai," lanjutnya, kemarin.
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asosiasi Dinas Kominfo...
Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia Gandeng Korsel Perkuat Keamanan Siber
Siswi MAN 4 Jakarta...
Siswi MAN 4 Jakarta Raih Medali Emas di Ajang Internasional Bahasa Inggris di Korsel
KSAL Cup Resmi Dibuka,...
KSAL Cup Resmi Dibuka, Taekwondo Dance Korea Bikin Heboh
Selundupkan Puluhan...
Selundupkan Puluhan Reptil Dilindungi, Mahasiswi Korea Diamankan Petugas Karantina Banten
Kejar Target Juara Hattrick...
Kejar Target Juara Hattrick PON, Atlet Jabar Ikuti Pemusatan Latihan di Korea Selatan
Gunakan Izin Tinggal...
Gunakan Izin Tinggal Palsu, Warga Korea Selatan Ditangkap di Lombok
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Rekomendasi
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Berita Terkini
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved