Pasien Covid-19 Meningkat, Rumah Sakit di Tangsel Perketat Standar Pelayanan
Kamis, 18 Juni 2020 - 10:48 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai fasilitas kesehatan milik pemerintah, RSU Kota Tangsel sendiri telah mewajibkan penerapan protokol kesehatan. Di luar itu, telah disiapkan pula ruangan di lantai 4 bagi pasien dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan terkonfirmasi positif Covid-19.
Ruangan itu dipastikan steril bagi segala kegiatan tenaga medis, sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran bagi pasien umum lainnya yang ingin datang berobat ke RSU Tangsel. (Baca juga: 6.431 Pelanggaran, Denda PSBB Transisi di Jakarta Terkumpul Rp206 Juta)
"Untuk tempat, kita sudah ada di lantai 4 dengan daya tampung sebanyak 18 pasien. Jadi mulai 19 Mei 2020, RSU sudah mulai menerima pasien Covid-19. Kalau yang dirawat di sini semua PDP positif. Sudah dewasa semua, ada 9 pasien," terang Kepala Seksi Pelayanan Medis RSU Tangsel, Ronald Adrianto Sitindaon, ditemui di ruangannya.
Sebenarnya, seluruh rumah sakit yang ada sejak awal telah meningkatkan kewaspadaan penyebaran Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan. Hanya saja, upaya itu disesuaikan agar ketentuan tersebut tak justru membuat pasien menjadi tertekan psikologis.
"Screening di pintu masuk yang ketat. Jika ada gejala demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, atau riwayat perjalanan luar negeri akan diarahkan ke rumah skrining kami yang tersedia, jadi tidak bisa masuk ke rumah sakit," kata Humas RS Mitra Keluarga Bintaro, Shinta, secara terpisah. (Baca juga: Orang Tua Harus Bisa Menyiapkan Mental Anak Menghadapi New Normal)
Ruangan itu dipastikan steril bagi segala kegiatan tenaga medis, sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran bagi pasien umum lainnya yang ingin datang berobat ke RSU Tangsel. (Baca juga: 6.431 Pelanggaran, Denda PSBB Transisi di Jakarta Terkumpul Rp206 Juta)
"Untuk tempat, kita sudah ada di lantai 4 dengan daya tampung sebanyak 18 pasien. Jadi mulai 19 Mei 2020, RSU sudah mulai menerima pasien Covid-19. Kalau yang dirawat di sini semua PDP positif. Sudah dewasa semua, ada 9 pasien," terang Kepala Seksi Pelayanan Medis RSU Tangsel, Ronald Adrianto Sitindaon, ditemui di ruangannya.
Sebenarnya, seluruh rumah sakit yang ada sejak awal telah meningkatkan kewaspadaan penyebaran Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan. Hanya saja, upaya itu disesuaikan agar ketentuan tersebut tak justru membuat pasien menjadi tertekan psikologis.
"Screening di pintu masuk yang ketat. Jika ada gejala demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, atau riwayat perjalanan luar negeri akan diarahkan ke rumah skrining kami yang tersedia, jadi tidak bisa masuk ke rumah sakit," kata Humas RS Mitra Keluarga Bintaro, Shinta, secara terpisah. (Baca juga: Orang Tua Harus Bisa Menyiapkan Mental Anak Menghadapi New Normal)
Lihat Juga :