Buntut Pemalsuan Tanda Tangan Ketum DMI, Arief Rosyid Terancam Copot dari Komisaris BSI

Sabtu, 02 April 2022 - 22:45 WIB
loading...
Buntut Pemalsuan Tanda...
Menteri BUMN Erick Thohir diminta copot Arief Rosyid dari jabatan Komisaris BSI. Hal ini terkait kasus pemalsuan tanda tangan Ketua Umum DMI Jusuf Kalla yang telah dilakukannya. Foto ist
A A A
BOGOR - Menteri BUMN Erick Thohir diminta copot Arief Rosyid dari jabatan Komisaris Bank Syariah Indonesia (BSI). Hal ini terkait kasus pemalsuan tanda tangan Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla dan Sekjen DMI Imam Addaruqutni yang telah dilakukannya dan membuatnya diberhentikan dari lembaga tersebut.

Pengamat Kebijakan Publikdari Universitas Trisakti,TrubusRahadiansyah menilai tindakan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh Arief Rosyid merupakan perbuatan melanggaral hukum. “Konsekuensi dan akibatnya harus diberhentikan. Harus dicopot itu, diganti karena telah melakukan pelanggaran public civility namanya itu,” kata Trubus, Sabtu,(2/4/2022).



Menurutnya, kejadian tersebut dapat menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh mengenai tata kelola baik di DMI maupun BSI. “Ini harus menjadi evaluasi menyeluruh ” pungkasnya. Baca juga: DMI Terbitkan SE Ramadhan 1443 H, Toa Masjid Hanya untuk Azan, Iqamah, dan Tartil Quran 10 Menit

Diketahui, Arief Rosyid yang juga menjabat sebagai Komisaris BSI disebut memasulkan tanda tangan Ketum dan Sekjen DMI dalam sebuah surat terkait agenda Undangan Kickoff Festival Ramadhan kepada Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Surat bernomor 060.III/SUP/PP-DMI/A/III/2022, berisi undangan kepada Wapres untuk menghadiri Festival Ramadhan serentak di seluruh Indonesia. Kegiatannya, berupa pameran UMKM, kuliner halal, buka puasa bersama, dan berbagai kegiatan selama sebulan penuh Ramadhan .

Rapat pleno yang dipimpin langsung oleh Jusuf Kalla, pada Jumat (1/4/2022) memutuskan pemecatan Arief Rosyid dari Ketua Departemen Ekonomi DMI. Baca juga: Salat Tarawih di Bandung Barat Disambut Antusias, Jamaah Penuhi Masjid

Lanjut Trubus, Menteri Erick Thohir ke depan dapat meningkatkan pengawasan dan memilih sosok-sosok yang mempunyai integritas sebagai komisaris perusahaan plat merah.“Pengawasan itu harus ditingkatkan lagi untuk menempatkan orang-orang yang mempunyai integritas,” ujar Trubus.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Analisa...
Polda Metro Analisa Video Ceramah JK Buntut Ade Armando-Abu Janda Dilaporkan
Rumah Jusuf Kalla di...
Rumah Jusuf Kalla di Jalan Brawijaya Jakarta Selatan Ditabrak Mobil, Pagar Ringsek!
JK: Pokoknya Kalau Banjir...
JK: Pokoknya Kalau Banjir Jangan Salahin Gubernur Jakarta, Marahi Diri Sendiri
Canda Pramono ke JK:...
Canda Pramono ke JK: Kita Dibesarkan dalam Teknokrasi, Enggak Mau Masuk Gorong-gorong
Behaestex Kolaborasi...
Behaestex Kolaborasi DMI Jatim dan Surabaya Luncurkan Program Wakaf Sarung
JK Lantik Dewan Kehormatan...
JK Lantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Jakarta 2025-2030
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Rekomendasi
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Richard Lee Ajukan Penangguhan...
Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit, Istri Jadi Jaminan
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Berita Terkini
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved