Longsor dan Banjir Terjang Kulonprogo Jogjakarta, 1 Orang Tewas
Jum'at, 01 April 2022 - 20:56 WIB
loading...
A
A
A
Lurah Kalirejo, Lana mengatakan, telah menerima laporan dari kepala dukuh bawah ada warga yang meninggal akibat tanah longsor. "Kami langsung berkoordinasi untuk evakuasi korban, lalu setelah berhasil dievakuasi jenazah korban langsung dimandikan untuk dimakamkan," terangnya.
Lana menyebut, korban diperkirakan tengah tertidur pulas saat longsor terjadi, mengingat longsor menerjang rumah korban tepat pada tengah malam saat hujan deras. Akibat longsor tersebut, seluruh rumah korban roboh dan rata dengan tanah.
"Ibu Marsinem meninggal akibat tertimpa rangka atap rumahnya, dan ditemukan meninggal dunia masih di atas tempat tidurnya. Selama ini korban hidup sendiri di rumahnya. Di Kalurahan Kalirejo, ada sekitar sembilan rumah yang rusak akibat longsor," ungkapnya.
![Longsor dan Banjir Terjang Kulonprogo Jogjakarta, 1 Orang Tewas]()
Salah satu saksi mata, Wagini mengatakan, saat kejadian hujannya sangat deras dan ada terjadi petir. "Setelah itu, pada pagi harinya saat saya mencari air untuk masak, saya lihat rumahnya kok roboh. Saya turun dan lihat tanah longsor serta rumahnya roboh. Setelah saya tanya-tanya ke orang, ternyata tidak ada yang tahu keberadaan korban," ungkapnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kulonprogo, Joko Satyo Agus Nahrowi mengatakan, selain tanah longsor, hujan lebat pada Kamis-Jumat mengakibatkan banjir di tiga kapanewon, yakni Kapanewon Kokap, Kapanewon Temon, dan Kapanewon Wates. "Ada ratusan rumah yang terendam banjir," terangnya.
Lana menyebut, korban diperkirakan tengah tertidur pulas saat longsor terjadi, mengingat longsor menerjang rumah korban tepat pada tengah malam saat hujan deras. Akibat longsor tersebut, seluruh rumah korban roboh dan rata dengan tanah.
"Ibu Marsinem meninggal akibat tertimpa rangka atap rumahnya, dan ditemukan meninggal dunia masih di atas tempat tidurnya. Selama ini korban hidup sendiri di rumahnya. Di Kalurahan Kalirejo, ada sekitar sembilan rumah yang rusak akibat longsor," ungkapnya.

Salah satu saksi mata, Wagini mengatakan, saat kejadian hujannya sangat deras dan ada terjadi petir. "Setelah itu, pada pagi harinya saat saya mencari air untuk masak, saya lihat rumahnya kok roboh. Saya turun dan lihat tanah longsor serta rumahnya roboh. Setelah saya tanya-tanya ke orang, ternyata tidak ada yang tahu keberadaan korban," ungkapnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kulonprogo, Joko Satyo Agus Nahrowi mengatakan, selain tanah longsor, hujan lebat pada Kamis-Jumat mengakibatkan banjir di tiga kapanewon, yakni Kapanewon Kokap, Kapanewon Temon, dan Kapanewon Wates. "Ada ratusan rumah yang terendam banjir," terangnya.
Lihat Juga :