Tim Penyelam SAR Lakukan Pencarian Remaja Tenggelam di Situ Cileunca
Jum'at, 01 April 2022 - 17:00 WIB
loading...
Tim penyelam SAR melakukan pencarian terhadap remaja atas nama Heru Ardiansyah (15), yang tenggelam di danau atau Situ Cileunca, Kabupaten Bandung, sejak, Kamis (31/3/2022) kemarin. (Ist)
A
A
A
BANDUNG - Tim penyelam SAR melakukan pencarian terhadap remaja atas nama Heru Ardiansyah (15), yang tenggelam di danau atau Situ Cileunca, Kabupaten Bandung, sejak, Kamis (31/3/2022) kemarin.
Hingga pukul 11.30 WIB Hasil pencarian terhadap Heru Ardiansyah (15) remaja yang tenggelam di Danau Situ Cileunca Pangalengan, Kabupaten Bandung masih nihil.
Tim SAR Gabungan terus mengupayakan pencarian dengan melakukan penyisiran di lokasi kejadian menggunakan LCR, selain itu juga 4 orang penyelam digerakkan untuk melakukan pencarian korban.
"Dua penyelam dari Basarnas dan dua penyelam dari Bandung SCUBA Center. Mereka menyelam dengan kedalaman 8 hingga 10 meter serta penggunaan Aqua Eye dan UWSD (Under Water Search Device) untuk melakukan pencarian korban," jelas Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah.
Dia menyebutkan Tim SAR Gabungan melakukan upaya pencarian terhadap korban sejak pukul 07.30 WIB dengan membagi tim menjadi 2 SRU. SRU 1 penyisiran menggunakan LCR Basarnas dan penggunaan aqua eye dan UWSD serta SRU 2 pencarian menggunakan perahu GPM dengan radius 10 Km dari lokasi kejadian. Baca: Gempa Bayah M5,1 yang Dirasakan hingga Bandung Dipicu Sesar Cimandiri.
Hingga pukul 11.30 WIB Hasil pencarian terhadap Heru Ardiansyah (15) remaja yang tenggelam di Danau Situ Cileunca Pangalengan, Kabupaten Bandung masih nihil.
Tim SAR Gabungan terus mengupayakan pencarian dengan melakukan penyisiran di lokasi kejadian menggunakan LCR, selain itu juga 4 orang penyelam digerakkan untuk melakukan pencarian korban.
"Dua penyelam dari Basarnas dan dua penyelam dari Bandung SCUBA Center. Mereka menyelam dengan kedalaman 8 hingga 10 meter serta penggunaan Aqua Eye dan UWSD (Under Water Search Device) untuk melakukan pencarian korban," jelas Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah.
Dia menyebutkan Tim SAR Gabungan melakukan upaya pencarian terhadap korban sejak pukul 07.30 WIB dengan membagi tim menjadi 2 SRU. SRU 1 penyisiran menggunakan LCR Basarnas dan penggunaan aqua eye dan UWSD serta SRU 2 pencarian menggunakan perahu GPM dengan radius 10 Km dari lokasi kejadian. Baca: Gempa Bayah M5,1 yang Dirasakan hingga Bandung Dipicu Sesar Cimandiri.
Lihat Juga :