Dinkes DKI Diminta Proaktif Bantu Pengobatan Anak-anak Rusun Marunda
Jum'at, 01 April 2022 - 12:00 WIB
loading...
Dinkes DKI Jakarta diminta untuk membantu pengobatan anak-anak warga Rusun Marunda, Jakarta Utara, yang terdampak pencemaran abu batu bara. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta diminta untuk membantu pengobatan anak-anak warga Rusun Marunda, Jakarta Utara, yang terdampak pencemaran abu batu bara. Permintaan itu disampaikan oleh Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti.
"Dari pantauan KPAI melalui pengurus forum Rusun Marunda, sejak berita pencemaran abu batu bara secara nasional pada 9 -10 Maret 2022, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Puskesmas Marunda turun ke lokasi Rusun Marunda untuk melakukan screening ke warga Rusun Marunda," ujar Retno di Jakarta, Jumat (1/4/2022).
Dinas Kesehatan dan P2TP2A DKI Jakarta sudah melakukan home visit ke Rusun Marunda untuk melakukan assesmen kepada ananda Sy, anak korban yang mengalami diagnose Ulkus Kornea.
“Saya berharap P2TP2A menindaklanjuti asesmen dengan terapi, baik kepada anak maupun ibundanya agar secara mental, keduanya dapat menjalani proses pengobatan dengan penuh semangat untuk pulih”, ungkap Retno.
Dia berharap Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta untuk segera membantu pengobatan anada Sy agar proses pengobatan lancar dan pihak keluarga tidak beratkan dengan biaya pengobatan.
"Dari pantauan KPAI melalui pengurus forum Rusun Marunda, sejak berita pencemaran abu batu bara secara nasional pada 9 -10 Maret 2022, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Puskesmas Marunda turun ke lokasi Rusun Marunda untuk melakukan screening ke warga Rusun Marunda," ujar Retno di Jakarta, Jumat (1/4/2022).
Dinas Kesehatan dan P2TP2A DKI Jakarta sudah melakukan home visit ke Rusun Marunda untuk melakukan assesmen kepada ananda Sy, anak korban yang mengalami diagnose Ulkus Kornea.
“Saya berharap P2TP2A menindaklanjuti asesmen dengan terapi, baik kepada anak maupun ibundanya agar secara mental, keduanya dapat menjalani proses pengobatan dengan penuh semangat untuk pulih”, ungkap Retno.
Dia berharap Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta untuk segera membantu pengobatan anada Sy agar proses pengobatan lancar dan pihak keluarga tidak beratkan dengan biaya pengobatan.
Lihat Juga :