Kado Pahit Jelang Puasa: Sembako, Minyak Goreng, dan BBM Naik

Jum'at, 01 April 2022 - 11:19 WIB
loading...
Kado Pahit Jelang Puasa:...
BBM naik jelang Ramadhan. Foto: Adi/SINDOnews
A A A
BANDUNG BARAT - Menjelang bulan Ramadan tahun ini, masyarakat mendapatkan kado pahit dari pemerintah dengan naiknya harga-harga kebutuhan sehari-hari secara bersamaan.

Seperti naiknya harga sembako, daging ayam, daging sapi, sayur-sayuran, minyak goreng, dan yang terakhir adalah pemerintah pusat dan DPR sepakat untuk menaikan harga BBM jenis pertamax.

Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat, Haru Suandharu menilai, masyarakat saat ini harus menanggung beban ekonomi yang sangat berat. Padahal pandemi COVID-19 masih jadi ancaman dan pemerintah belum bisa memprediksi kapan itu akan berakhir.

Baca juga: Solar Langka, Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Semarang dan Salatiga

"Harga-harga naik menjelang Ramadan, BBM juga yang terbaru saya liat juga naik. Padahal masyarakat masih disibukan dengan persoalan minyak goreng yang tak kunjung tuntas," ucapnya, saat ditemui di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (1/4/2022).

Dirinya menganggap, gejolak ekonomi berbagai kebutuhan masyarakat yang melambung tinggi terjadi akibat pemerintah pusat kehilangan kemampuan untuk mengintervensi harga pasar. Pemerintah seperti tidak berdaya mengatasi persoalan minyak goreng yang sudah terjadi dalam dua bulan terakhir.

Faktanya, bisa dilihat ketika minyak goreng disubsidi dengan kebijakan satu harga dimana Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp14.000/liter, barangnya langka. Masyarakat harus antre di pasar modern, minimarket, bahkan pasar tradisional, karena stok terbatas.

Baca: Jelang Ramadhan, Minyak Goreng Curah Hilang di Pasaran Majalengka

Namun ketika subsidi dicabut dan harga dikembalikan ke harga pasar, minyak goreng kembali melimpah dengan stok yang banyak. Namun harganya jadi melambung tinggi, antara Rp48.000-50.000/dua liter. Akibatnya banyak warga yang beralih ke minyak curah, dan sekarang minyak curah yang kondisinya langka di pasaran.

"Kalau pemerintah punya kemampuan dan menjalankan regulasi dengan benar, fenomena harga kebutuhan pokok tidak akan seperti ini. Pemerintah dan DPR kini justru punya pemikiran sama, contoh soal kenaikan BBM pemerintah dan DPR setuju, tapi kan tidak tidak mewakili masyarakat. Itu bahaya, banyak yang akan kesulitan," pungkasnya.
(hsk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pramono Perketat Izin...
Pramono Perketat Izin Anak Buahnya terkait Pemangkasan Perjalanan Dinas
Tekan Konsumsi BBM,...
Tekan Konsumsi BBM, Pengamat Dorong Masyarakat Beralih ke Transportasi Publik
Dukung Imbauan Presiden...
Dukung Imbauan Presiden Prabowo, Dua Daerah Ini Inisiasi Penghematan BBM untuk Masyarakat  
Pengamat Nilai Penutupan...
Pengamat Nilai Penutupan SPBU Nakal di Jember Perlu Dilakukan, Ini Alasannya
Polda Metro Jaya Imbau...
Polda Metro Jaya Imbau Ormas Tak Sweeping Rumah Makan selama Ramadan
Raker Komisi IV DPRD...
Raker Komisi IV DPRD Bogor-Dinkukmdagin, Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM
Komisi VI DPR: Kenaikan...
Komisi VI DPR: Kenaikan Harga BBM Dilakukan Tiba-tiba, Kami Belum dapat Informasi
Suasana SPBU di Jakarta...
Suasana SPBU di Jakarta Usai Harga Pertamax Meroket menjadi Rp16.250 Per Liter
Suasana Pom Bensin Usai...
Suasana Pom Bensin Usai Kenaikan Harga Pertamax Nyaris Rp4.000 per Liter
Rekomendasi
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Berita Terkini
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
Infografis
Bacaan Niat Puasa Ramadan...
Bacaan Niat Puasa Ramadan untuk Harian dan Sebulan Penuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved