Beredar Kabar Ada Setoran dalam Seleksi P3K di KBB, Ini Penjelasan Kepala BKPSDM
Jum'at, 01 April 2022 - 11:14 WIB
loading...
Proses seleksi penerimaan Pegewai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk guru di Kabupaten Bandung Barat (KBB), sedang jadi sorotan. Foto SINDOnews
A
A
A
BANDUNG BARAT - Proses seleksi penerimaan Pegewai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( P3K ) untuk guru di Kabupaten Bandung Barat (KBB), sedang jadi sorotan. Pasalnya beredar kabar jika ada sejumlah P3K yang lulus seleksi harus setor uang kepada Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), KBB.
Terkait isu yang memojokan dirinya, Kepala BKPSDM KBB Asep Ilyas langsung membantah hal tersebut. Dia menilai jika tudingan tersebut tidak berdasar dan merupakan sebua fitnah untuk memojokan dirinya. "Isu tidak benar, saya sudah dengar, itu fitnah dan kental dengan nuansa politis. Mungkin tujuannya untuk menjatuhkan nama baik saya," ucapnya, Jumat (1/4/2022).
Dirinya menilai ada muatan politis dengan dihembuskannya isu tersebut. Sebab banyak beredar kabar jika selepas pensiun dirinya akan mencalonkan diri menjadi anggota DPRD KBB perwakilan dari masyarakat wilayah selatan KBB. Baca juga: Seleksi PPPK Dorong Kualitas dan Kesejahteraan Guru Honorer
"Setahun lagi saya akan pensiun dan ramai di masyarakat dibilang akan maju jadi dewan. Mungkin ada orang yang enggak senang dengan kabar itu, makanya diembuskan isu penarikan uang dari P3K," sambungnya.
Menurutnya, seleksi P3K untuk guru sudah dilaksanakan pada akhir Desember 2021. Peserta yang lolos seleksi diputuskan oleh Kemendikbud karena menjadi kewenangan pusat. BKPSDM hanya memfasilitasi untuk mengusulkan Nomor Induk (NI) ke BKN (Badan Kepegawaian Negara).
Terkait isu yang memojokan dirinya, Kepala BKPSDM KBB Asep Ilyas langsung membantah hal tersebut. Dia menilai jika tudingan tersebut tidak berdasar dan merupakan sebua fitnah untuk memojokan dirinya. "Isu tidak benar, saya sudah dengar, itu fitnah dan kental dengan nuansa politis. Mungkin tujuannya untuk menjatuhkan nama baik saya," ucapnya, Jumat (1/4/2022).
Dirinya menilai ada muatan politis dengan dihembuskannya isu tersebut. Sebab banyak beredar kabar jika selepas pensiun dirinya akan mencalonkan diri menjadi anggota DPRD KBB perwakilan dari masyarakat wilayah selatan KBB. Baca juga: Seleksi PPPK Dorong Kualitas dan Kesejahteraan Guru Honorer
"Setahun lagi saya akan pensiun dan ramai di masyarakat dibilang akan maju jadi dewan. Mungkin ada orang yang enggak senang dengan kabar itu, makanya diembuskan isu penarikan uang dari P3K," sambungnya.
Menurutnya, seleksi P3K untuk guru sudah dilaksanakan pada akhir Desember 2021. Peserta yang lolos seleksi diputuskan oleh Kemendikbud karena menjadi kewenangan pusat. BKPSDM hanya memfasilitasi untuk mengusulkan Nomor Induk (NI) ke BKN (Badan Kepegawaian Negara).
Lihat Juga :