Heroik! Prajurit Tempur Brimob Pasang Badan demi Presiden Soekarno
Kamis, 31 Maret 2022 - 21:04 WIB
loading...
A
A
A
Sebenarnya Daryat belum melihat pasukan musuh atau belum ada visual contact, namun berdasarkan perhitungannya musuh berada dalam jarak tembak. Komandan tim kemudian memerintahkan dua penembak bren MK 3 dan dua penembak Carl Gustav untuk bersiap sambil menunggu aba-aba. Waktunya tiba, empat penembak senjata otomatis itu memuntahkan peluru ke arah yang ditunjukkan komandan tim.
Berondongan MK 3 dan Carl Gustav mendapatkan balasan dari pasukan TII. Anggota pasukan lain yang menggunakan US Carabine tidak menembak dan hanya tiarap sambil mengawasi arah tembakan balasan.
Baca juga: Kisah Prajurit Brimob Bidik Senapan AR 15 ke Arah Komandan Detasemen
Sesaat setelah tembakan balasan dari TII, Brigadir Daryat memerintahkan anggota tim yang bersenjata US Carabine mengikutinya untuk melakukan perembesan mendekati lokasi musuh. Agen Polisi Kartimin yang bertugas sebagai tamtama komunikasi (radio man) mengikuti komandan tim merembes mendekati sasaran.
Empat anggota tim Brigadir Daryat dihujani dengan tembakan dan mereka semua membalas kecuali Kartimin yang diminta komandan tim mengontak bantuan. Rupanya, pasukan TII membalas tembakan sambil bergerak mundur sehingga pasukan Brigadir Daryat kehilangan buruan. Nah, dalam kontak tembak inilah Agen Polisi Buari terkena tembakan dari senjatanya sendiri.
Di Tasikmalaya, pasukan Ranger Brimob ditempatkan selama 3 bulan karena hanya turun sebagai pasukan yang tengah melakukan test mission. Test mission ini memberikan informasi penting bagi petinggi Brimob maupun DKN (Djawatan Kepolisian Negara sekarang Mabes Polri).
Berondongan MK 3 dan Carl Gustav mendapatkan balasan dari pasukan TII. Anggota pasukan lain yang menggunakan US Carabine tidak menembak dan hanya tiarap sambil mengawasi arah tembakan balasan.
Baca juga: Kisah Prajurit Brimob Bidik Senapan AR 15 ke Arah Komandan Detasemen
Sesaat setelah tembakan balasan dari TII, Brigadir Daryat memerintahkan anggota tim yang bersenjata US Carabine mengikutinya untuk melakukan perembesan mendekati lokasi musuh. Agen Polisi Kartimin yang bertugas sebagai tamtama komunikasi (radio man) mengikuti komandan tim merembes mendekati sasaran.
Empat anggota tim Brigadir Daryat dihujani dengan tembakan dan mereka semua membalas kecuali Kartimin yang diminta komandan tim mengontak bantuan. Rupanya, pasukan TII membalas tembakan sambil bergerak mundur sehingga pasukan Brigadir Daryat kehilangan buruan. Nah, dalam kontak tembak inilah Agen Polisi Buari terkena tembakan dari senjatanya sendiri.
Di Tasikmalaya, pasukan Ranger Brimob ditempatkan selama 3 bulan karena hanya turun sebagai pasukan yang tengah melakukan test mission. Test mission ini memberikan informasi penting bagi petinggi Brimob maupun DKN (Djawatan Kepolisian Negara sekarang Mabes Polri).
(jon)
Lihat Juga :