Rampung Dibangun, Taman Jaletreng 2 Tangsel Rusak Diterjang Longsor

Selasa, 29 Maret 2022 - 11:30 WIB
loading...
Rampung Dibangun, Taman...
Taman Jaletreng 2 di Tangsel yang baru-baru ini rampung dikerjakan rusak parah akibat diterjang longsor. Foto/MPI/Hambali
A A A
TANGERANG - Taman Jaletreng 2 yang baru-baru ini rampung dikerjakan rusak parah akibat diterjang longsor. Hal itu terjadi akibat pergeseran tanah di bawah permukaan pedestrian taman.

Longsor menyebabkan rencana peresmian Taman Jaletreng 2 dalam waktu dekat terancam tertunda. Kerusakan parah meliputi lantai permukaan pedestrian taman yang hancur berantakan serta pagar besi pembatas kali yang roboh tergeser material longsor.

Informasi yang dihimpun, longsor terjadi pada pekan lalu di mana curah hujan turun cukup tinggi tiap hari. Diduga, material tanah yang berada di tepian kali Jaletreng ikut tergerus dan amblas. Apalagi sisi tebing di lokasi itu juga tak dilapisi dengan turap penyangga.

”Mungkin karena di pinggiran kali, di bawahnya nggak tahu apa ada mata air atau apa ya. Jadi saat turun hujan deras, memengaruhi lapisan tanah di bawah sampai terjadi longsor,” kata Joko, kontraktor pelaksana proyek di lokasi, Selasa (29/03/22). Baca juga: Penampungan Pedagang Burung Cipinang Kebembem Ambruk

Longsoran sudah diprediksi bakal terjadi sebelumnya. Sebab selain lokasi tanahnya labil, banyak pula bagian tebing di sana yang tak dilapisi turap. Ditambah lagi hujan deras kerap turun hampir tiap hari belakangan ini.”Sekarang kita lakukan pemadatan, gelar batu, terus kita cor lagi,” ucapnya.

Taman Jaletreng 2 dibangun menggunakan pagu anggaran APBD tahun 2021 senilai 12,499 miliar. LPSE Kota Tangsel diketahui, pengerjaannya dilakukan PT PT Adli Urdha yang beralamat di Griya Serang Asri, Cipocok Jaya, Kota Serang.

Sementara, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi ( DSDABMBK) Kota Tangsel menyerahkan sepenuhnya proses perbaikan pada pihak kontraktor. Ditargetkan, beberapa hari ke depan prosesnya telah selesai.

”Ini kan dalam masa pemeliharaan kontraktor, jadi dikembalikan ke sana," terang Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DSDABMBK, Eka Wibawa. Baca juga: Sudah Rapuh, Ruangan Kelas SDN Ciheuleut Bogor Ambruk

Menurut Eka, pergeseran tanah hingga memicu longsoran di lokasi terjadi secara alamiah tanpa ada unsur kelalaian pembangunan. Kini perbaikannya akan dikerjakan sebagaimana proses pembangunan awal.”Nggak ada, memang kondisi lahannya kan labil. Kalau sheet pile nya itu sudah kuat,” jelasnya.

Dia mengakui, terdapat sisi tebing sepanjang sekira 80 meter di sana yang belum dibangun turap. Hal itu terjadi lantaran minimnya anggaran yang dialokasikan pada tahun 2021. Eka menyebut, akan meminta penganggaran kembali pada tahun 2022 ini.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Longsor di Bendungan...
Longsor di Bendungan Hilir Rusak Rumah Warga
Pembangunan Turap Kali...
Pembangunan Turap Kali Cideng Dipercepat untuk Cegah Banjir dan Longsor
GEBRAK Perkuat Edukasi...
GEBRAK Perkuat Edukasi Produk Tembakau Alternatif
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Hadir...
Febrie Adriansyah Hadir Diperiksa Kejagung, Kehadirannya Tak Tertangkap Awak Media
Aplikasi Baru Lindungi...
Aplikasi Baru Lindungi PMI, Siapkan Tombol Darurat hingga E-Wallet
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Berita Terkini
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved