Antrean Tes PCR Membeludak di Bandara Soetta, PPLN: Mendingan Daripada Dikarantina
Senin, 28 Maret 2022 - 12:56 WIB
loading...
Antrean penumpang pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang baru tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membeludak sejak Minggu malam hingga Senin (28/3/2022). Foto: MPI/Nandha Aprilianti
A
A
A
TANGERANG - Antrean penumpang pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang baru tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membeludak sejak Minggu malam hingga Senin (28/3/2022). Namun PPLN merasa lebih baik antre tes PCR ketimbang menjalani karantina.
Diketahui, aturan karantina kini dihapus dari persyaratan untuk para PPLN. Namun PPLN tetap harus menjalankan tes PCR setibanya di bandara.
Baca juga: Antre Tes PCR, Penumpang Perjalanan Luar Negeri Membeludak di Bandara Soetta
Dede, salah seorang penumpang PPLN dari Brunei mengatakan, setibanya di Bandara Soetta memang diwajibkan menjalani tes PCR sebelum diperbolehkan pulang.
Namun bagi dia aturan baru ini jauh lebih baik daripada harus menjalani karantina seperti yang diterapkan sebelumnya.
“Mending begini (PCR), dari pada kemarin-kemarin harus karantina. Prosesnya (nunggunya) lama,” ujarnya kepada MNC Portal, ditemui di Bandara Soetta, Senin (28/3/2022).
Baca juga: Sepekan Syarat PCR dan Antigen Dihapus, Industri Penerbangan dan Pariwisata Bergairah Lagi
Diketahui, aturan karantina kini dihapus dari persyaratan untuk para PPLN. Namun PPLN tetap harus menjalankan tes PCR setibanya di bandara.
Baca juga: Antre Tes PCR, Penumpang Perjalanan Luar Negeri Membeludak di Bandara Soetta
Dede, salah seorang penumpang PPLN dari Brunei mengatakan, setibanya di Bandara Soetta memang diwajibkan menjalani tes PCR sebelum diperbolehkan pulang.
Namun bagi dia aturan baru ini jauh lebih baik daripada harus menjalani karantina seperti yang diterapkan sebelumnya.
“Mending begini (PCR), dari pada kemarin-kemarin harus karantina. Prosesnya (nunggunya) lama,” ujarnya kepada MNC Portal, ditemui di Bandara Soetta, Senin (28/3/2022).
Baca juga: Sepekan Syarat PCR dan Antigen Dihapus, Industri Penerbangan dan Pariwisata Bergairah Lagi
Lihat Juga :