Kisah Legenda Betawi Benyamin Sueb Dimarahi Presiden Soekarno

Sabtu, 26 Maret 2022 - 05:55 WIB
loading...
Kisah Legenda Betawi...
Benyamin Sueb. Foto: senibudayabetawi.com
A A A
JAKARTA - Legenda Betawi Benyamin Sueb dimarahi Presiden Soekarno karena ngeyel menyanyikan lagu-lagu Barat. Saat itu tahun 1950-1960-an Bung Karno melarang lagu-lagu Barat beredar dan dinyanyikan orang Indonesia karena disebut musik setan, ngak-ngik-ngok.

Karena dimarahi Soekarno lantas seniman kelahiran Kemayoran, Batavia, 5 Maret 1939 itu mencari musik alternatif agar bisa tetap bernyanyi. Maka, Gambang Kromong itulah hasilnya.
Baca juga: Cerita Bintang Hollywood Marilyn Monroe Dilarang Tampil di Menteng

Lagu-lagu populer yang dinyanyikan Benyamin berduet dengan Ida Royani merupakan bentuk kreasi akibat kebijakan politik Presiden Soekarno. Saking kerasnya pelarangan berujung pemenjaraan musisi Koes Bersaudara lantaran lagu-lagunya kental dengan irama musik Barat.

Diceritakan dalam buku Kisah-Kisah Edan Seputar Djakarta Tempo Doeloe karya Zaenuddin HM, Benyamin yang ketika itu sudah menjadi penyanyi komersial pernah tampil di sebuah klub malam dan menyanyikan lagu Bloe Moon. Usai bernyanyi, dia didatangi wartawan Warta Bhakti, koran milik PKI.

Bang Ben ditanya kenapa menyanyikan lagu Barat, padahal Bung Karno sudah mengeluarkan larangan tegas. Dasar Benyamin, dia tak kehabisan akal. Dia bernyanyi menggunakan lirik dari bahasa Betawi dengan diiringi musik Gambang Kromong.

“Padahal waktu itu siapa sih yang menghargai musik Betawi? Masyarakat masih memandang rendah,” ujar Alwi Shahab, pengamat budaya Betawi seperti dituturkan dalam buku Kisah-Kisah Edan Seputar Djakarta Tempo Doeloe.

Sejak Orde Lama tumbang, musik Gambang Kromong di tangan Benyamin maju pesat. Lahirlah lagu-lagu yang sangat populer dan akrab di telinga masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Navaswara Angkat Legenda...
Navaswara Angkat Legenda Banten Lewat Festival Storytelling Suara Nusantara 2026
Rekomendasi
MNC Bank Serahkan Hadiah...
MNC Bank Serahkan Hadiah Tabungan Dahsyat Berhadiah ke Nasabah Jakarta, Depok, dan Bogor
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Berita Terkini
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
Infografis
Delcy Rodriguez, Presiden...
Delcy Rodriguez, Presiden Sementara Venezuela yang Dijuluki Harimau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved