Warga Pancoran Buntu Tolak Sosialisasi Pemulihan Aset Negara, Pemkot Jaksel Akan Lakukan Ini

Jum'at, 25 Maret 2022 - 07:18 WIB
loading...
Warga Pancoran Buntu...
Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Selatan, Mahludin.Foto/SINDOnews/Ari Sandita Murti
A A A
JAKARTA - Pemkot Jakarta Selatan masih menunggu arahan pimpinan selanjutnya terkait penolakan 23 warga Pancoran Buntu, Pancoran, Jakarta Selatan, menghadiri sosialisasi pemulihan aset milik negara. Penolakan warga yang tinggal di lahan milik Pertamina ini dikarenakan adanya kesalahpahaman.

Asisten Pemerintahan (Aspem) Kota Jakarta Selatan, Mahludin mengatakan, pada Kamis, 24 Maret 2021 kemarin pihaknya mengundang 23 warga yang masih bertahan di lahan tersebut untuk mendengarkan sosialisasi pemulihan aset negara.

Sosialisasi ini merupakan tahapan yang harus dilakukan sesuai dengan Pergub No 207/2016. Selain warga, Pemkot Jaksel juga mengundang perwakilan Jaksa, pengacara negara, Pertamina, Satpol PP DKI, dan kepolisian.

"Namun, pihak warga Pancoran Buntu yang masih bertahan itu tak hadir semuanya. Hanya ada sejumlah perwakilannya saja guna menyampaikan penolakannya," kata Mahludin pada Jumat (25/3/2022). Baca: Masih Salah Paham, Warga Pancoran Buntu Tolak Hadiri Sosialisasi Pemulihan Aset Negara

Mahludin tidak mempersoalkan penolakan warga menghadiri sosialisasi tersebut karena itu merupakan hak mereka. Yang terpenting, lanjut dia, Pemkot Jakarta Selatan sudah melakukan tahapan-tahapan sesuai peraturan dan perundangan.

"Ini akan kita sampaikan ke pimpinan untuk langkah-langkah selanjutnya. Kami bakal menantikan arahan pimpinan nantinya hingga akhirnya dilakukan tahapan berikutnya. Apakah masih dilakukan sosialisasi atau bagaimana. Adapun lahan yang ditempati warga itu merupakan milik negara, memang sudah sepatutnya dipulihkan ke BUMN, dalam hal ini Pertamina," ujarnya.

Mahludin berharap warga yang masih bertahan menyadari bahwa tanah yang mereka tempati merupakan milik negara dan bisa meninggalkan secara sukarela.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Rekomendasi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
Berita Terkini
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved