Sungai Meluap, 865 Rumah Terendam Banjir di Kabupaten Toli-toli
Kamis, 24 Maret 2022 - 12:28 WIB
loading...
Banjir melanda rumah warga di dua kecamatan yang ada di Kabupaten Toli-toli, Sulawesi Tengah, Rabu (23/3/2022). Foto ist
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 865 unit rumah di wilayah Kabupaten Toli-toli, Sulawesi Tengah terendam banjir pada Rabu (23/3/2022). Di dua kecamatan, banjir merendam rumah warga dengan ketinggian 70-100 centimeter.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB , Abdul Muhari menyebutkan, dua kecamatan yang terendam adalah Kecamatan Baolan meliputi Kelurahan Baru dan Kelurahan Tuweley, kemudian Kecamatan Galang dengan wilayah Desa Tende dan Desa Aung. Baca juga: 1.700 Rumah di Samarinda Terdampak Banjir Luapan Sungai Mahakam
Dari data yang disampaikan BPBD Sulawesi Tengah banjir tersebut disebabkan sungai meluap dan intensitas hujan tinggi. "Sungai Tuweley dan Sungai Lembe pascahujan dengan intensitas tinggi melanda sekitar pukul 02.30 WITA," ujar Abdul Muhari, Kamis (24/3/2022).
Banjir juga menyebabkan beberapa insfrastuktur terdampak. "Tercatat satu unit bangunan Sekolah Dasar dan Kantor Desa Aung ikut terendam, serta dua unit jembatan mengalami kerusakan," kata Abdul.
BPBD bersama tim gabungan langsung terjun ke lokasi guna melakukan percepatan penanganan, melakukan assesment dan berkoordinasi dengan aparat desa untuk melakukan pemantauan. Baca juga: BNPB Sebut Banjir Kutai Timur Kaltim Meluas, 2.477 Rumah Terdampak
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya sudah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada siang dan malam hari di wilayah Kabupaten Toli-toli dan sebagian wilayah Provinsi Sulawesi Tengah pada 24 & 25 Maret 2022.
"Kepada pemerintah daerah dan masyarakat agar selalu siap siaga menghadapi peristiwa alam yang dapat muncul diakibatkan oleh hujan seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang," pungkas Abdul Muhari.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB , Abdul Muhari menyebutkan, dua kecamatan yang terendam adalah Kecamatan Baolan meliputi Kelurahan Baru dan Kelurahan Tuweley, kemudian Kecamatan Galang dengan wilayah Desa Tende dan Desa Aung. Baca juga: 1.700 Rumah di Samarinda Terdampak Banjir Luapan Sungai Mahakam
Dari data yang disampaikan BPBD Sulawesi Tengah banjir tersebut disebabkan sungai meluap dan intensitas hujan tinggi. "Sungai Tuweley dan Sungai Lembe pascahujan dengan intensitas tinggi melanda sekitar pukul 02.30 WITA," ujar Abdul Muhari, Kamis (24/3/2022).
Banjir juga menyebabkan beberapa insfrastuktur terdampak. "Tercatat satu unit bangunan Sekolah Dasar dan Kantor Desa Aung ikut terendam, serta dua unit jembatan mengalami kerusakan," kata Abdul.
BPBD bersama tim gabungan langsung terjun ke lokasi guna melakukan percepatan penanganan, melakukan assesment dan berkoordinasi dengan aparat desa untuk melakukan pemantauan. Baca juga: BNPB Sebut Banjir Kutai Timur Kaltim Meluas, 2.477 Rumah Terdampak
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya sudah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada siang dan malam hari di wilayah Kabupaten Toli-toli dan sebagian wilayah Provinsi Sulawesi Tengah pada 24 & 25 Maret 2022.
"Kepada pemerintah daerah dan masyarakat agar selalu siap siaga menghadapi peristiwa alam yang dapat muncul diakibatkan oleh hujan seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang," pungkas Abdul Muhari.
(don)
Lihat Juga :